Program Dayamaya Terbaik untuk Masyarakat 3T

Program Dayamaya – Beberapa waktu lalu, santer beredar kabar bahwa pemerintah melalalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bakal membuat gebrakan untuk masyarakat yang berada di daerah 3T. Program ini mengajak semua lapisan masyarakat pelaku usaha baik e commerce, start up, UMKM digital, untuk melakukan program Dayamaya yang digelar oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI).

Fokus utama dari program ini menurut saya sudah sangat bagus, guna memajukan daerah 3T (Terdepan, Tertinggal dan Terluar) untuk ikut serta dalam melakukan pengembangan komunitas ekonomi digital di wilayah tersebut.

Masyarakat 3T diberikan fasilitas berupa pelatihan untuk meningkatkan kualitas SDM, yang mencakup juga pengetahuan mengenai cara mengeksekusi survey pasar, infrastruktur teknologi, dan sosialisasi mengenai pemasaran digital.

Kita semua mungkin sudah tahu kalau daerah 3T terkenal dengan keindahan alamnya. Maka dengan adanya program Dayamaya ini pemerintah berharap dapat membantu struktur perekonomian masyarakat yang ada di daerah 3T untuk cepat maju dan berkembang.

Dan ini yang kita bahas sekarang:

Sekilas Tentang Program Dayamaya

Program Dayamaya adalah bentuk kolaborasi dari berbagai aspek untuk memajukan SDM dan ekonomi masyarakat di daerah 3T melalui ekonomi digital. Harapannya dengan adanya program ini semua orang bisa memiliki kesempatan yang sama dalam memanfaatkan internet dengan baik, sebagai pemecahan masalah yang ada di daerah 3T.

Program Dayamaya ini berfokus pada beberapa sector seperti kesehatan, pendidikan, pariwisata, agribisnis, logistic, e-commerce, dan fintech. Yang meliputi beberapa tahapan sebagai berikut:

  • Sosialisai persiapan
  • Koordinasi sebelum persiapan
  • Riset lapangan
  • Mentoring pasca riset di lapangan

Program Dayamaya yang saat ini sudah berkembang ada 3, yakni Autourin, Cakap dan Jahitin. Dengan kolaborasi yang baik antar berbagai stakeholder yang ada, maka harapan akan membuat perubahan terhadap negeri di wilayah 3T pasti akan terlaksana dengan baik pula.

Mari kita bahas satu persatu:

Jahitin

Jahitin

Jahitin Academy ini lebih diberikan kepada masyarakat yang memiliki passion di bidang jahit menjahit. Artinya Jahitin ini berusaha memberdayakan SDM yang ada untuk meningkatkan kemampuan menjahit di daerah Sumba Barat dan Sumba Barat Daya, NTT.

Para peserta diberikan sosialisasi untuk melakukan pengolahan limbah kain tenun yang mudah ditemukan di daerah Sumba, dengan cara memberikan pengajaran mengenai cara mengolah kain tenun yang sebelumnya hanya berupa limbah, untuk dijadikan sebagai cushion pillow yang dapat memiliki nilai jual.

Selain membantu masyarakat untuk meningkatkan kemampuan menjahit, Jahitin Academy juga membantu masyarakat agar dapat lebih mudah menemukan akses pasar yang tepat. Dari kegiatan ini memberikan dampak yang signifikan, saat ini para penjahit di daerah Sumbe telah mendapatkan akses langsung dari Dinas Perdagangan yang juga menfasilitasi kemampuan mereka.

Jahitin juga menyediakan situs yang dapat membantu semua penjahit yang berada di Sumba untuk menjangkau pasarnya secara lebih luas, yang dapat kita kunjungi bersama-sama melalui www.jahitin.com

Cakap

Cakap

Cakap adalah pembelajaran bahasa asing untuk daerah wisata. Kecakapan yang diberikan ini berguna untuk mengembangkan kemampuan masyarakat dalam berkomunikasi menggunakan bahasa asing, khususnya bahasa Inggris.

Pembelajaran ini melibatkan 250 pelajar tingkat SMA di Kabupaten Sumba, yang melakukan pembelajaran daring di ruang belajar digital dalam satu kelas online yang ditutorkan langsung oleh guru bahasa Inggris asing (ESL Teacher).

Program Dayamaya Cakap ini menggunakan digital assessment yang menggunakan standarisasi CEFR (the Common European Framework of Reference for Language).

Menurut saya kegiatan seperti ini menarik dilakukan, mengingat banyak masyarakat yang minim kemampuan dibidang bahasa asing. Sehingga dengan diberikan kecakapan seperti ini, akan memudahkan mereka dalam berkomunikasi nantinya terhadap turis yang berkunjung di daerah Sumba, Nusa Tenggara Timur.

Autourin

Program dayamaya autourin

Autourin ini adalah perusahan yang bergerak di bidang teknologi, khususnya di sector pariwisata yang akan menyediakan jasa layanan pemandu wisata baik online maupun offline. Melalui program Dayamaya Autourin berhasil memberikan pelatihan dan sertifikasi kepada pemandu wisata yang berada di daerah Natuna, hingga memiliki kecakapan di bidangnya.

Tahun 2019 lalu, ada 10 pemandu wisata di Natuna yang berhasil mendapatkan lisensi yang kemudian membuat mereka lebih berani dalam melakukan self branding hingga mampu memanfaatkan jejaring social untuk melakukan promosi.

Harapan saya dengan adanya kerjasama seperti ini, semoga bakalan ada lebih banyak lagi pemadu wisata yang bersertifikasi dan mendapatkan lisensi diri, agar dapat membantu perekonomian keluarganya.
Menariknya program ini, sangat fleskibel dan mengikuti perkembangan jaman.

Terbukti di masa pandemic seperti sekarang ini, Autourin juga melakukan program pelatihan kepada pemadu wisata yang ada di seluruh nusantara secara daring.

Mereka diajarkan bagaimana membuat tour secara virtual, yang akan berguna untuk memantu turis domestic maupun turis internasional. Tour secara virtual ini saya rasa bakal berguna untuk jangka panjang, tidak hanya berguna saat pandemic saja. Karena dengan mengikuti tour secara virtual akan meminimalisirkan biaya yang keluar untuk melakukan wisata.

Harapan saya, semoga program Dayamaya yang sudah berjalan ini dapat terus berkembang, agar masyarakat yang berada di daerah 3T dapat lebih maju, dan semoga makin banyak daerah di nusantara yang dapat merasakan manfaat dari program ini.

 587 total views,  1 views today