Cara Merawat Kulit yang Rusak dan Tekstur Kulit yang Jelek - Hadi Ku
News Update
Loading...

Saturday, 31 August 2019

Cara Merawat Kulit yang Rusak dan Tekstur Kulit yang Jelek

Jadi gini, untuk memperbaiki tekstur kulit yg rusak ada banyak cara salah satunya laser treatment atau dengan merawat kulit dengan penggunaan produk² skincare exfoliasi dan produk² yg meregenerasi kulit. 



Base on my experience, aku cuma menggunakan produk skincare yang sifatnya meng-exfoliasi dan meregenerasi kulit.

Exfoliasi itu apa sih? 

Jadi singkatnya, exfoliasi itu proses peluruhan sel atau kulit² mati yang sudah tidak berguna dari wajah.

Pori² sehat yg bersih itu juga memiliki fungsi untuk melancarkan pelepasan atau pengeluaran sebum² menjadi lebih lancar agar tidak tersumbat dan menumpuk menjadi komedo dan jerawat.

Terus, apa hubungannya exfoliasi sama memperbaiki kulit yg rusak?

Hubungannya adalah saat sel² kulit mati itu lepas, maka kulit akan memproduksi sel² kulit sehat yang baru.

sehingga wajah kita yg tadinya rusak/bopeng itu teregenerasi dengan cepat berkat bantuan dari produk exfoliasi dan regenerasi ini.

Produk² exfoliator itu yang bagaimana?

Nah, produk exfoliator atau exfoliasi ini adalah produk yang di dalamnya itu terdapat bahan aktif yang bersifat meluruhkan sel kulit mati seperti AHA dan BHA.

Selanjutnya aku mau membedakan apa itu AHA dan BHA? 

Oya tambahan nih. Ada juga beberapa produk yang menggunakan PHA sebagai bahan aktif untuk priduk exfoliator mereka dan biasanya ditargetkan untuk konsumen yang cenderung memiliki kulit sensitif.


Apa itu AHA?

AHA itu singkatan dari Alpha Hydroxy Acid. Bahan aktif yang ada di dalam AHA itu diantaranya ada asam glikolat (dari tebu), asam laktat (dari susu), asam malat (dari apel), dan asam sitrat (dari jeruk). 

Nah, AHA ini bekerja pada kulit cenderung kering, ingat.


Karena AHA adalah senyawa yang larut dalam air. Terus senyawa² tadi ini juga bisa kalian lihat di komposisi produk skincare basic kalian seperti facewash. 

Kalo tipe kulit kalian cenderung kering, biasanya bahan aktif dari AHA ini sangat cocok untuk membuat kulit jadi kenyal dan elastis. Udah gitu senyawa AHA ini juga berfungsi sebagai merangsang pertumbuhan kolagen yang akan memperbaiki kulit² yang rusak akibat paparan sinar matahari dan jerawat.

Ingat lagi ya, AHA ini tidak menyembuhkan jerawat melainkan memperbaiki kulit yang rusak setelahnya. 

Lalu ada BHA yang menjadi musuh bagi jerawat dan komedo

BHA ini singkatan dari Beta Hydroxy Acid. Kalo dalam dunia medis dermatologi, BHA ini hanya mengandung satu bahan aktif saja, yaitu Asam Salisilat atau Salisylic Acid.

Jadi perbedaan yg bisa kalian lihat disini adalah BHA larut dengan minyak sedangkan AHA larut dengan air. 

Perlu kalian ketahui juga bahwa penggunaan dari bahan² aktif ini harus dibarengi dengan sunscreen karena seperti AHA yang sifatnya bereaksi dengan sinar UV atau matahari.

Dan yang paling cocok untuk menyembuhkan jerawat itu adalah senyawa BHA

Contoh kasus pengalaman aku. 
Aku itu kalo beli produk skincare yang komposisinya selalu yg paling aku butuhin untuk kulit.

Misalnya di facewash aku selalu cari asam salisilat di list komposisinya. Karena wajahku yang kombinasi cenderung berminyak serta paket komplit dengan acneprone dan bopeng.

Logikanya kenapa aku selalu cari BHA, karena type skin aku yg berminyak acneprone dan BHA itu larut dalam minyak. 

Ini sekedar pemahaman aku aja sih dan itu selalu cocok. Saat ini aku make produk anti jerawat dari vaseline untuk facewash. 

Awalnya aku gatau apa² sama yang aku alami. Jerawat udah dari jaman SMA gak sembuh² terus karna sering aku pencet²in jadilah wajahnya gradakan, bopengan. Trus produksi minyak di wajahku itu udah over gitu kayak ladang minyak.

Oya, balik lagi ke fw. Ini tu penting dalam menentukan bagaimana kondisi kulit kamu nantinya. Karna semuanya berawal dari yg basic. Kalo basic mu aja salah, tahapan setelah basic pasti kurang maksimal. 

Kayak aku slalu nyari fw yg ada BHA/salisilat acid. Bukan salah sih, lebih ke kurang tepat dalam menentukan kebutuhan. Jadi harus lebih teliti dalam memilih produk yg akan digunakan. Udah sesuai kebutuhan atau belum? Karna bagiku, mahal atau murah itu gak penting, tapi butuh atau tidaknya bahan² aktif tersebut bagi kulit. 

Emang bener juga kalo ada harga ada kualitas. Tapi sesuai gak sama apa yang kamu bayar dengan harga tersebut? Worth it gak? 

Percuma juga kan beli mahal², eh gak cocok atau gak butuh. Trus ada embel² giveaway skincare. 

Oke lanjut... 

Udah pake somebymi, udah pakai emina.. Sekarang aku lagi pakai exfoliator dari Avoskin. Dan lagi bucin banget sama ini karna emang hasilnya bagus, purging yang ditimbulkan gak lama.  Nah ada bahas purging nih. Apa sih purging itu? Beda gak sama breakout? 

Yes. Beda!

Purging itu adalah proses detox dari kulit saat kamu SEDANG menggunakan exfoliator. 

Kalo breakout itu tidak menggunakan atau sedang tidam menggunakan exfoliator atau rangkaian skincare. Biasanya proses detox di wajah ini selalu menyebabkan timbulnya jerawat baru dan banyak.

Dan reaksinya pasti sedih "Aduh, purging nih" :(
Atau "Aduh lagi breakouts" :(

Cuma tenang, saat purging, produk yg kamu pakai ini tuh sebenarnya sedang bekerja. Jadi menurut aku pribadi dan subjektif gunain aja terus.



Cuma kalo kamu mau berhenti disaat masa² lagi purging sih ya silahkan. Karena sebelum aku memahami ini semua Aku juga selalu berhenti menggunakan produk² itu disaat terjadinya purging :(

Tapi sekarang aku percaya kalo purging itu tandanya produk tersebut sedang bekerja. 

Penggunaan AHA dan BHA yang dianjurkan. AHA yang dianjurkan itu kosentrasinya 4-10%. BHA yang dianjurkan itu konsentrasinya 1-2%. Jadi kalo kamu pakai banyak sekali produk yang mengandung AHA atau BHA.


Usahakan agar tidak melebihi batas itu. Memang tidak tertera presentasenya di dalam produk, jadi kita gunakan intuisi saja dalam mengira-ngira batas penggunaan senyawa tersebut. 



Dari sebuah utasnya Odoy. 




Share with your friends

Add your opinion
Disqus comments
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done