2016 - Hadi Ku
News Update
Loading...

Wednesday, 2 November 2016

Cara Paralel Propana Reload ke Jabber






Ada yang udah mengenal Propana Reload?

Propana Reload


  • Kalau belum paham ya wajar. Sekarang saya kasih tahu sedikit tentang Propana Reload. Jadi Propana Reload adalah Pusat pulsa Elektrik Murah dan lengkap (all operator) yang mencakup semua jenis operator selluler yang ada saat ini di Indonesia baik GSM maupun CDMA. Dengan sistem yang baik dan di dukung oleh tenaga IT yang andal serta tenaga ahli di bidangnya. (Dikutip dari blog ini) 

Akang Kuota

Jadi sejak akhir Juli lalu, saya buka konter pulsa dan kuota online. Saya jualan di IG dan Line. Saya namakan konter online saya itu dengan sebutan @AkangKuota. Nah, sejak menjadi admin di sana, saya sudah berganti-ganti 4 kali mobile partner buat jualan pulsa. Dan menurut saya, Propana Reload ini adalah yang paling murah. 

Kelemahannya, Propana Reload sering banget gangguan. Ini yang paling bikin sebal. Tapi sekarang sudah aman, karena pengelolanya memberikan alternatif dengan membuat paralel. Namanya Jabber. Nah, Jabber itu sendiri adalah protokol eXtended Markup Language (XML) yang terbuka yang berfungsi sebagai pertukaran pesan dan kehadiran antara dua host dalam internet. Implementasi pertama dari Jabber adalah Instant Messenger yang mempunyai fungsi yang sama seperti IM yang sudah ada seperti ICQ, AOL, MSN dan Yahoo messenger. (Ngutip lagi dari blog ini)

Para Pebisnis sudah tak heran lagi dengan aplikasi chatting yang namanya Jabber ini. 

Dalam postingan kali ini, saya akan ngeshare cara bagaimana memparalelkan akun di Propana Reload ke Jabber. Tujuannya untuk membuat sebuah alternatif yang dapat digunakan ketika aplikasi Propana Reload sedang error atau maintanance server. 

1. Registrasi 

Yang pertama kali harus dilakukan adalah registrasi. Silahkan registrasi degan klik link ini https://www.xmpp.jp/signup

Registrasi Jabber

Isi identitas diri kamu. Bagian ini sepertinya tidak terlalu rumit, dan sangat mudah dimengerti. Username silakan isi dengan nama yang mudah diingat. Misalnya pulsatrx.

Jika berhasil maka akan tampil laman seperti di bawah ini. 

Registrasi Berhasil


2. Unduh Xabber

Jika sudah berhasil buat akun jabber, Silahkan download app XABBER. Klik link ini untuk download https://play.google.com/store/apps/details?id=com.xabber.android atau silakan cari manual melalui playstoremu. 

Xabber

lalu silakan buka aplikasinya. Jika berhasil terbuka, tampilannya bakalan seperti di bawah ini. Sepintas memang ini terlihat sangat rumit. Tapi jika diperhatikan dengan seksama, saya yakin kamu bisa melakukannya.

Xabber

Berikutnya kamu tinggal klik garis tiga di kiri atas. Maka akan ada tulisan setting. Silakan klik menu setting, maka tampilannya akan seperti di bawah ini: 

Setting


Kalau sudah silakan, klik manage accounts. Di sana pasti akan muncul menu +, nah klik menu + itu. Lalu isikan dengan usernam akun dan password yang sudah kamu registrasikan sebelumnya. Jika sudah benar, klik add accounts. Maka akan muncul tampilan di bawah ini, terus  klik tanda panah di atas, edit account.

Proses Login

Dan proses selesai jika tampilan sudah tampak seperti gambar di bawah ini: 
Sukses Login

3. Paralel Akun

Ini proses yang paling kita tunggu. Dan proses yang ini adalah proses yang paling mudah. Formatnya seperti ini: 

TGT*[jabber_id]*[pin]


Contoh: 

TGT*akangkuota@xmpp.jp*1234


Kirim SMS melalui nomor yang terdaftar di Propana Reload dan kirimkan ke No Center Propana Reload. 


Kelar. 

Begitulah cara paralelkan akun Propana Reload ke Jabber. Semoga berguna dan dapat diaplikasikan. Butuh ID Propana Reload? Silakan add line saya dengan menekan tombol Line yang tersedia di sidebar sebelah kanan laman blog ini. 

Salam. 


Sunday, 23 October 2016

10 Warung Bakso Paling Enak di Lubuklinggau

Bakso adalah jajanan paling terjangkau dan paling enak dinikmati sepanjang masa. Makanan ini juga selalu ada, tak peduli sedang musim apa pada waktu itu. Yang suka makan bakso, mungkin 10 Warung Bakso berikut ini bisa kamu jadikan referensi untuk mencicipi kuliner bakso di Kota Lubuklinggau. 

10. Bakso "Numani'

Numani berasal dari kata tuman, yang artinya lebih kurang bakalan ngajak balik lagi, lagi dan lagi. Semacam candu lah. Nama tempatnya kece. Kalau kamu pengen ke tempat ini, alamatna berada di Jl. Rambutan Lintas Megang Kecamatan Lubuklinggau Utara 2. Harga baksonya perporsi berkisar Rp. 10.000 s/d Rp. 12.000. Sangat terjangkau di kantong bukan? 

9. Bakso "Silampari"

Silampari adalah sebutan lain dari daerah Lubuklinggau. Nama Silampari juga dipakai sebagai nama Bandara di Kota Lubuklinggau. Selain itu, nama Silampari juga dipakai sebagai nama band. Terakhir nama Silampari juga dipakai sebagai nama televisi lokal yang ada di Lubuklinggau. Sekarang nama Silampari juga dipakai sebagai nama warung bakso. Berminat ke sini? Warung bakso ini berada di Jl. Klabat atau bisa lewat Jl. Cereme. Harga perporsinya sama seperti bakso pada umumnya, antara Rp. 10.000 s/d Rp. 17.000.

8. Bakso "Mas Sukir"


Dinamai Mas Sukir karena konon yang jual namanya Sukir. Namanya sangat Jawa sekali. Memang penduduk Lubuklinggau selain ditinggali oleh kaum pribumi, kebanyakan juga dihuni oleh orang-orang bersuku Jawa. Berminat makan bakso ini? Silakan ke Jl. Yos Sudarso Taba Pingin dekat Hotel Hakmaz Taba. Lokasinya sangat strategis karena berda di pinggir jalan lintas sumatera. Tarif perporsi berkisar Rp. 12.000 s/d Rp. 30.000.

7. Bakso "Mas Jawir"

Warung bakso ini banyak cabangnya. Ada yang di Simpang Periuk, dan ada juga yang berada di Jl. Yos Sudarso Taba Pingin. Haraga perporsi berkisar Rp. 10.000. Menu andalan di warung ini adalah bakso petir. Ohya, jawir ini kalau tidak salah adalah sebutan pada orang yang bersuku jawa. Maka tidak usah heran jika dilayani dengan menggunakan bahasa Jawa saat berkunjung ke Warung Bakso ini. 

6. Bakso "Len"

Sama seperti Bakso Jawir, warung Bakso Len ini juga memiliki anak cabang. Yang pertama berada di dekat Masjid Agung As Salam dan yang kedua ada di Kelurahan Sidorejo. Harganya  perporsi berkisar Rp. 12.000, normal lah itu.

5. Bakso "Terbayang-bayang"

Dari namanya juga sudah memikat sekali. Kalau sudah terbayang-bayang, bakalan balik lagi lah pasti. Makan bakso di sini, bakalan heran karena baksonya dibelah-belah, jadi bentuknya tidaklah bulat seperti bola pingong. Lokasinya berada di Jl. Garuda Bandung Kiri. Harga perporsi berkisar Rp. 11.000.

4. Bakso "Simpang"

Mau ke sini? Silakan ke  Jl. Jend. A. Yani Kelurahan Kenaga dekat simpang 4. Tarif perporsi berkisar Rp. 10.000 s/d Rp. 12.000an.

3. Bakso "Mas Timbul"

Harganya sepuluh ribuan, berada di Jl. Yos Sudarso Taba Jemekeh.  Namanya juga diambil dari nama pemilik warung baksonya. Tertarik ke warung ini?

2. Bakso "Lek Ndut"

Kalau mencari warung Bakso Lek Ndut mah gampang, karena berada di Jl. Jend. Sudirman. Patokannya adalah berada di dekat Toko Sherly. Kalau Toko Sherly sudah ketemu, nah di situlah warung bakso itu. Harganya terjangkau, sekitar Rp. 10.000 s/d Rp. 12.000.

1. Bakso "Jati"

Terakhir Bakso Jati. Tempatnya asik, karena di halaman warungnya ditanami pepohonan jati. Jadi kalau makan di sana berasa di kebun jati. Letaknya di Jl Amula Rahayu, Kelurahan Marga Rahayu, Lubuklinggau Selatan II. Harga perposinya beragam, bisa 12 sampai 19 ribu rupiah.

Itulah 10 Warung Bakso yang mungkin bisa kamu coba ketika kamu berada di Kota Lubuklinggau. Jadi, ke warung mana yang menjadi incaranmu? Nah jangan lupa tinggalkan komentar di bawah ini setelah mengunjungi salah satu dari Warung Bakso di atas. Ngebakso yuk, Coy!

Salam.

Wednesday, 14 September 2016

Naskah Drama 4 Orang: Mukidi Jualan HP

Cerita yang bakalan saya posting kali ini adalah teks drama untuk 4 orang dengan tokoh utama Mukidi. Judulnya adalah Mukidi Jual HP.  


Mukidi Jualan HP

Situasi: Emaknya Mukidi sedang sakit keras. Mukidi berniat membawanya ke Dokter. Tapi Emak nolak karena gak punya duit. Mukidi bilang mau jual HPnya yang ada 4 biji. Emak bilang HP segitu lakunya jutaan, jadi jangan mau dibeli murah. Mukidi ngangguk dan nurut. Kemudian seorang Bapak menawar 4 biji hapenya 900ribu. Terang Mukidi nolak. Karena ingat pesan emaknya. Lalu seorang Ibu datang nawar harga. Mukidi setuju dan saking senangnya langsung pulang ke Emak. Ternyata 4 biji hapenya hanya terjual setengah jutaan. Emak marah dan segera nampar Mukidi. Mukidi nangis.
Cast: Mukidi, Emak, Bapak, Ibu
Lokasi: Rumah
----
Tampak Mukidi sedang memberikan minum untuk emaknya. Emak terbatuk-batuk.

MUKIDI
Mak... kalau sakitnya mulai parah kita ke Dokter aja ya, Mak.
EMAK
Uhuk uhuk... gak usah, Muk. Kita sedang susah. Kalau ada tabungan juga mending kamu simpan buat modal kawin. Emak kebelet nih...
MUKIDI
Mau pipis ya, Mak?
EMAK
Bukan, Muk. Uhuk uhuk... kebelet nimang cucu... dari kamu. Ciye ciye emak mau dikasih cucu.
MUKIDI
Emak apaan sih? Di situasi seperti ini malah becanda aja.

Tiba-tiba batuk Emak kambuh dan tampak parah. Mukidi tampak cemas.

EMAK
Emak nggak apa-apa, Muk.
MUKIDI
Nggak papa gimana? Orang batuknya serem banget begini. Mukidi bawa ke Dokter ya, Mak. Pokoknya kali ini Emak harus mau.
EMAK
Emang kamu ada duit, Muk?
MUKIDI
Hape Mukidi kan ada 5 nih, Mak. Smartphone semua. Bisa dijual 4 kok. Sisanya bisa Mukidi pegang erat-erat.
EMAK
Ya udah kalau itu maumu, Muk. Tapi pesan Emak satu. Hapemu itu pasti laku jutaan. Jadi jangan mau kalau ditawar orang dengan harga murah ya.
MUKIDI
Iya, Mak.
EMAK
Emak istirahat dulu.

Lalu Emak outframe. Mukidi kemudian membuat postingan di lapak jual beli online. Tak lama setelah itu, seorang Bapak  muda inframe untuk menawar hape milik Mukidi.

BAPAK
Halo, Bro. Mukidi ya? Kenalin nama saya Sabtu. Saya mau menawar hape kamu.
MUKIDI
Sabtu bersama Bapak?
BAPAK
Iya, saya bersama kamu, Muk. Hahaha. Jadi mana hape yang mau dijual?
Mukidi menyodorkan empat biji hapenya.
MUKIDI
Gimana, Pak? Sampeyan berani nawar berapa?


Belum sempat Bapak menjawab, seorang Ibu muda inframe.


IBU
Jual sama saya aja, Mas. Kenalin saya Centini. (Salaman sama Mukidi)
BAPAK
Enak aja. Saya yang duluan jadi saya yang beli dong. Sekarang begini saja, semua saya bayar 900ribu. Bagaimana?
Dengan berat hati Mukidi menolak.
MUKIDI
Aduh maaf beribu maaf, Pak. Saya ingat pesan Emak saya. Beliau bilang harganya jutaan. Jadi kalau Bapak tidak berani menawarnya dengan harga jutaan tidak bakal saya kasih Pak.
IBU
Saya berani bayar semuanya setengah jutaan, Mas Mukidi. Bagaimana?

Mukidi girang. Bahagia bukan main.

MUKIDI
Setuju, Bu. Deal!
IBU
Serius?
MUKIDI
Iya, Bu. Pesan Emak saya emang harus laku jutaan. Dan Ibu sudah menawarnya setengah jutaan. Jadi saya setuju. Emak saya pasti bangga sama saya.
IBU
Kalau begitu saya bayar semua hape ini lunas sekarang juga.

Ibu dan Bapak muda outframe. Emak inframe

MUKIDI
Alhamdulillah, Mak. Semua hape Muki laku. Awalnya ya hape ini mau ditawar orang 900rb. Muki nggak kasih karena ingat pesan Emak.
EMAK
Uhuk uhuk uhuk. Betul. Hapemu harus laku jutaan, Muk.
MUKIDI
Nah... makanya setelah ada yang nawar hape itu setengah jutaan, Muki langsung setuju.

Emak kaget hingga batuknya makin parah. Emak sempat menampar Mukidi sebelum akhirnya semaput. Mukidi nangis pilu.


End.

Naskah drama untuk 4 orang ini semoga berguna buat adek-adek yang sedang dapat tugas untuk bikin drama pendek. 

Terimakasih sudah mau berkunjung. Salam

Tuesday, 16 August 2016

Priceza Buat Referensi Belanjamu

Berkembangnya gaya hidup berujung pada manusia yang lebih banyak memilih berbelanja melalui internet dibanding belanja langsung di toko. Selain itu, munculnya toko online yang menjamur semakin menjadi pendukung kegiatan berbelanja di internet ini. Nampaknya positif. Sebab, perkembangan bisnis via internet ini juga berbanding lurus dengan pangsa pasarnya. Jadi sepelenya bilang adalah imbang. 

Sumber: melalakcantik.com

Lalu kesibukan yang kian padat semakin membuat belanja via internet ini adalah sebuah pilihan paling efektif. Apalagi untuk orang jenis shopaholic, jika tidak punya waktu untuk belanja rasanya pasti bikin dunia ini serasa kiamat. Makanya muncul bisnis online yang berguna untuk membantu orang-orang jenis itu. Ini bakalan memudahkan, karena bisa dilakukan kapan pun dan di mana pun.

Kelihatannya menyenangkan. Namun sebenarnya juga berbahaya. Belanja via internet memang tidak perlu repot-repot menenteng belanjaan sepanjang jalan kenangan. Cukup klik, transfer, deal, barang dikirim ke alamat, kemudian tahu-tahu udah ada di rumah. Tapi sayangnya belanja begini bisa bikin candu. Jadi kalau kita adalah jenis orang yang mudah ngeces melihat iklan barang-barang promo nan murah, mending hati-hati aja deh, aksi ini bisa menguras waktu dan membuat kita jadi tergiur untuk terus-terusan berbelanja secara online. Apalagi sekarang marak dengan adanya penipuan saat berbelanja di internet. Nah loh, perlu diwaspadai tuh. Tapi nggak masalah, saya punya rekomendasi buat belanja online yang aman nih.

Untuk kamu yang doyan berbelanja di internet kayak saya, saya rekomendasikan Priceza. Sekilas tentang Priceza adalah sebuah website yang bisa kita gunakan sebagai referensi untuk berbelanja. Menurut hemat saya, website yang dapat kita akses melalui http://www.priceza.co.id/ ini adalah layanan yang menyediakan informasi tentang barang dan harga, dari seluruh toko di penjuru nusantara. Jadi tidak terbatas toko online yang ada di kota kita saja nih, seluruh toko online yang tersohor seIndonesia ada di sini. 

Informasi yang diberikan oleh Priceza kepada kita terpampang dengan jelas, sehingga memudahkan kita dalam mencari referensi saat belanja, untuk membandingkan mana harga yang paling terjangkau dari semua toko ternama di Indonesia. Sehingga kita tidak akan labil dalam mengambil keputusan untuk berbelanja. Selain itu pada Priceza ini bisa variatif. Maksudnya begini, ada beberapa barang yang tidak dijual toko nyata namun ada di internet. Barang-barang custom biasanya masuk di poin ini.


Sumber: Priceza

Jadi ya sudahlah, coba langsung klik http://www.priceza.co.id/ untuk cek harga sebelum berbelanja. Isinya tak terbatas satu jenis produk saja, tapi semuanya ada. Ibarat toserba gitu lah. Mulai dari perlengkapan komputer, ponsel, buku, hingga ke perlengkapan rumah tangga pun ada. Tapi awas, jaga dari gangguan lapar mata ya. Biar dompet nggak nangis karena terlalu banyak belanja. Jangan mentang-mentang murah lalu jadi boros ya, Kawan. 



Thursday, 28 April 2016

Yuk Nonton Bro & Bray

 Selamat Weekend teman-teman. Akhir pekan ini punya rencana ke mana nih? Jalan jalan sama uhuk uhuk kesayangan kayaknya emang terlihat menyenangkan. Selagi masih muda juga, marilah menikmati masa muda dengan bahagia. Membaca buku di rumah juga bisa dijadikan sebagai pilihan weekend, sambil ngopi dan ngemil makanan ringan kesukaan. Atau menonton televisi.



Kemaren pernah baca sekilas, di mana gitu saya lupa. Katanya, ada surveynya kalau 80% orang masih suka menonton teve saat menghabiskan akhir pekannya.



Nah, kalau kamu adalah orang dengan jenis ini, mending akhir pekannya nyetel Trans TV aja. Karena di hari Sabtu dan Minggu, Trans TV biasanya menayangkan Sitkom Bro & Bray setiap pukul 14.30 WIB. 

sumber: Istimewa




Apakah kamu sedang merasa penat saat kerja sepanjang hari? Mungkin malah pusing sama tugas kuliah yang numpuk? Atau kamu malah lagi ngeluhin gaji yang nggak kunjung naik padahal kerja udah total banget? Atau sedang kesal sama Dosbing yang tak kunjung ngebubuhin tulisan ACC?



Udah, tenangin diri aja dulu. Yang penting tetap semangat. Saya pernah dikasih tahu ibu saya, apapun yang kamu lakukan cobalah kerjain dengan iklas. Saya lagi belajar nerapin nasihat ini juga sih. Karena rupanya menjadi iklas itu tidak mudah. Mangat!



Balik ke Bro & Bray. Ini adalah program komedi pendek yang divisualisasikan secara komikal. Bro dan Bray diambil dari kata sapaan gaul kaum pria dalam pergaulan. Dalam acara ini Bro memiliki watak yang berwawasan luas, tricky, banyak akal, dan juga pintar. Sedangkan Bray memiliki watak kebalikan dari Si Bro, yang ceroboh dan begajulan. Sehingga Bro yang akan lebih sering mengingatkan Bray ketika sedang melakukan kesalahan dan tak jarang pula berujung sial akibat kecerobohannya sendiri.



Acara ini dikemas dengan begitu kocaknya. Seperti episode terbaru yang beberapa pekan lalu tayang.

Bro dan Bray jadi tukang parkir, Bro mau istirahat makan dulu. Giliran Bray jaga parkir, Bray lihat ada orang nguprek-nguprek setang motor, Bray negur, cowok itu kaget, Bray dekatin dan minta uang parkir 2000. Setelah bayar, cowok itu langsung pergi. Tiba-tiba ada orang cari motornya gak ada di parkiran, dia tanya ke Bray, Bray bilang udah dibawa orang. Orang yang kehilangan motor marah, Bro yang datang melerai. Bray bilang kalau dia gak salah karena orang tadi bayar 2000 maka dibiarin pergi. Orang yang kehilangan motornya jitakin Bray. Mentang-mentang bayar 2000 bukan berarti itu motornya, cowok itu narik Bray buat ke kantor polisi, Bray Cuma bisa nangis.  



Ada juga kejadian waktu di mall, Seorang SPB (Sales Promotion Boy) mendekati Bro dan Bray menawarkan produk roti mini. Tapi Bray lebih memilih ngeles dan mendekati SPG cewek. Ketika Bro ditawari produk oleh SPB, Bray sibuk menggoda SPG. Bray bilang mau beli produk yg dijual SPG. Ternyata SPG kosmetik. Bray pun terpaksa beli walaupun nggak tau buat siapa. Sementara itu Bro malah dapat makanan dari SPB yang sedang demo roti mini. Bray minta ke Bro, tapi Bro malah menjejali roti gosong ke Bray.

 Nah, yang di bawah ini adalah yang terakhir tayang 30 April 2016, Bray berjualan di lapak PKL kemudian seorang Bapak beli ke lapaknya dan terjadi tawar-menawar. Bray tetap keukeuh enggak mau ditawar dan bilang gak bakal rugi kalau gak dibeli sama Bapak itu. Akhirnya si Bapak pulang dengan dongkol. CUT TO ketika Bray ngapel ke rumah ceweknya, Bray bilang dia kerja di PT. Tak lama bapaknya datang, Bray kaget karena bapak Pacar barunya itu adalah Bapak yang kemarin berantem sama dia. Akhirnya Bray diusir karena ketahuan bohong udah bilang kerja di PT.   





Pokoknya  ini acara kocak abis. Jadi kalau kamu nggak ada acara saat weekend, mending nonton Sitkom ini aja deh. Bro & Bray, setiap Sabtu dan Minggu pukul 14.30 WIB

Friday, 1 April 2016

Haris Pernah Bikin Naskah Buku Menggunakan Ponsel



Bicara tentang keunikan tulisan Haris, nggak jauh dari batik. Disadari atau tidak, batik adalah sejenis kain yang punya gambar unik dan beragam. Nah, tulisannya Haris seperti itu. Unik dan beragam. Uniknya, kadang orang ini saya anggap canggih, mikir dari sudut pandang yang paling ujung, saya juga kadang takjub, saking nyentriknya orang ini berpikir, mikirnya dari ujung pandang, oh pantesan aja. Mikirnya aja jauh banget.

Beragamnya, karena nggak semua hal yang sebenarnya bisa dijadikan lucu, tapi bisa jadi lucu aja oleh laki-laki ini. Misal saja, status facebook yang pernah dicatatnya berikut ini:

The Voice. Ajang pencarian bakat pakai sistem blind audition. Peserta nyanyi, juri nggak lihat mukanya. Cuma fokus ke suara. Harusnya ada tandingannya, The Face. Peserta nyanyi, juri pakai ear plug. Suara nggak dinilai, yang penting gayanya. Mungkin komentar jurinya bakal begini: "Suara kamu mengingatkan saya sewaktu kerja jadi mandor. Denger kamu nyanyi kayak denger suara mesin pabrik. Tapi wajah kamu asri kayak pepohonan."

Bagus sih.

Dan tulisan Haris juga jadi salah satu alasan saya tertarik ke tulis menulis. Saya pikir, menulis itu harus membuat kata-kata indah, yang seperti puitis, lalu penuh drama di dalamnya. Intrik percintaan pula. Komplikasi.

Rupanya saya menemukan tulisan jenis lain. Ya, tulisan Haris juga dapat dibilang sebagai salah satu yang akhirnya memengaruhi saya untuk ikutan pula menulis.

Haris ini emang aslinya unik sih kayaknya. Dia memerhatikan apa yang tidak pernah diperhatikan oleh orang lain. Pernah kejadian waktu itu zaman kapan, inget iklan anak kecil yang takut banget kehilangan ayam-ayamnya? Yang kemudian jargon pada iklan itu mendadak terkenal. Ituloh, yang kata-katanya begini, “UDAAAAH, MAKAN DULU SAAA NAAA!”

Iklan apa mie instan sih kalau nggak salah.

Nah, Haris berhasil bikin saya nyengir. Waktu itu Haris belum punya blog. Dia nulis apapun di catatan yang ada di facebook. Entah masih ada nggak sekarang tuh notes. Dan itu adalah satu-satunya catatan yang paling saya ingat dari semua catatan yang pernah dibuat oleh Haris.


Dan satu hal yang sempat bikin saya takjub sih, ini orang pernah bikin satu naskah buku lengkap menggunakan ponselnya. Widih.

Saat saya hanya bisa browsing nggak jelas, saat saya hanya mampu nulis status nggak jelas, sat saya hanya ngerandom di twitter yang juga nggak jelas. Haris justeru melakukan aktivitas yang lain. Dia ngetik naskah, yang kemudian terkompersi menjadi buku dalam bentuk cetakan. Dipasarkan ke seluruh Indonesia. Dapat royalty deh. Hebat!

Kemaren waktu baru-barunya ngeblog juga langsung dapat tawaran dari cermati untuk ngereview websiternya. Kece sekali orang ini.

FYI, mantan pacarnya juga banyak sih. Sayang banget, asset berharga gini kenapa kok dimantanin sih?

Eh, buat yang belum kenal Haris. Mungkin ada baiknya saya share apa yang Haris pernah tulis tentang dirinya. Nggak izin sih ini. Biarin deh. Biar dia makin terkenal juga gini.

Hai, nama saya Haris Firmansyah. Saya lahir 13 Mei 1992. Sewaktu emak ngelahirin saya, saya kelilit usus. Emak gak bisa melahirkan secara normal. Akhirnya, caesar. Tapi sejak itu, keluarga saya kelilit hutang. Karena biaya lahiran mahal, apalagi caesar. Bohong deng. Saya lahir di dukun beranak di kampung. Soalnya nggak sempet dibawa ke bidan. Nggak sempet kepikiran oleh orangtua saya. Ya anak-anak kampung yang lain juga lahirinnya pake dukun beranak. Sewaktu baru lahir, kata emak, saya cuma seukuran centong nasi. Matanya sipit, kulitnya putih. Tetangga pada ngatain saya, "anak china". Untungnya, sekarang udah iteman. Walaupun matanya tetep nggak belo-belo amat.

Yaudah, gitu aja. *Nyengir

Saturday, 26 March 2016

Stop Illegal Transportation

Beberapa hari yang lalu sempat heboh berita sopir yang demonstrasi. 

Stop Illegal Transportation
sumber: jpnn.com

Sebenernya saya malas mengulas ini. Tapi setelah gembor sana-sini, di grup whatsapp yang saya ikuti juga kemaren sempat ramai. Kalau menyangkut hal semacam itu saya paling hanya sekadar ngintip. Baca sekilas aja. Udah. Dan saya gagal paham. Emang saya tipe orang yang apatis banget. Indonesia pasti bangga punya generasi penerus kayak saya ini. *nyengir

Yang saya tahu, sehari setelah adanya kerusuhan sopir waktu itu, ada bonus gratis naik Blue Bird. Ini yang bikin saya gregetan. Di Lubuklinggau nggak ada Blue Bird. Andaikan saya di daerah itu, saya pasti bakalan luar biasa senang. Manfaatin fitur gratisan ini buat ke mana-mana. Jalan-jalan.

Monas? Okelah buat jadi tujuan jalan-jalan pertama.

Tapi melenceng jauh dari sana, kemaren itu twitter juga rame dengan hastag #KarenaTwitter. Sebagai orang yang latah saya juga ikutan ngetweet. Kalau tidak salah ingat, saya bikin kalimat seperti ini:

#KarenaTwitter saya jadi difolback artis.
#KarenaTwitter juga saya jadi diblokir artis.

FYI, saya difollow balik sama Dicky Chandra, artis senior. Dan yang ngeblokir saya adalah Fitri Tropica.

Kasus diblokirnya @fitrop sih seingat saya lucu. Waktu itu saya hanya iseng saja, sebagai anak muda yang baru lulus SMA. Nyampah, bisa jadi kalimat yang cocok untuk menyebut ini. Jadi saya mentionan sama teman baru yang waktu itu, asal Lampung, dan satunya dari Purwokerto. Acapkali mentionan, guyon aja sih, nyeletuk gini: awas aja nanti gue laporin @fitrop!

Itu dilakukan berulang kali. Pokoknya tiap mentionan bareng, akun fitrop dibawa-bawa. Ya kali namanya orang ya, kadang ada saatnya sensitive.  Ya namanya mention, kalau disebut otomatis masuk ke tab mention kan. Sampah banget. Mungkin Fitrop waktu itu lagi begitu sensitif, jadi langsung block.

Saya nggak tahu secara langsung sih. Beberapa hari sebelum itu saya belum engeuh. Waktu nonton acara sore sore di tv, ada acara yang dibawain oleh Pandji dan Fitrop, si Pandji bilang kalau Fitrop barusaja memblockir 4 akun followersnya. Saya mantengin tv sambil bengong aja. Terus engeuhnya, hanya gegara temen saya yang asal Lampung waktu itu ngeluh, gegara lo nih gue jadi diblokir @fitrop.

Saya waktu itu malah ngakak. Nulis huruf w dan k panjang. Diikuti teman saya yang asal Purwokerto. Tapi pas saya ngecek juga, saya langsung mengumpat. Bangke! Gue juga kena block.  

Jadi ternyata yang disebut oleh Pandji waktu itu adalah saya. Ini kalau diingat kadang ada ngenes-ngenesnya.

Nah, hastag #KarenaTwitter muncul rupanya karena waktu itu adalah Hari Ulang Tahun Twitter yang ke 10 Tahun. Wah, rupanya sudah menjelang aqil baligh. Saya sendiri punya akun twitter sejak lulus SMA. Itu artiya sudah 6 tahun lamanya, walau followers saya masih segitu-segitu aja.

Di hari yang istimewa itu, twitter membagikan cara melacak tweet pertama yang kita bikin. Jadi, dari ribuat cuitan geje yang pernah kita buat, otomatis ada yang pertama kali dong? Kalau mau ngulikin tweet yang pertama satu per satu pasti bakalan tidak efektif sekali. Makanya twitter ngasih triknya.

Maka bertebaranlah hastag #TweetPertama.





Tweet saya yang pertama sih tetep dengan karakter yang sama. Geje. Saya juga bingung kenapa saya ngetweet begitu pertama kali. Saya ambil kalimat seperti itu dari mana pun saya nggak paham. Bener bener geje.

Iseng saya cobain juga ngecek tweet pertamanya @fitrop. Oh ternyata seperti ini



Kamu sudah tahu belum sih cara ngecek tweet pertama gitu? Coba ke link ini https://discover.twitter.com/first-tweet

Balik ke kasus demonya para Sopir. Saya terakhir kali naik angkot tahun lalu kayaknya. Itu juga sekali doang dalam setahun, gegara motor saya mogok. Lebih banyak naik angkotnya waktu SMA. Jadi udah lama sekali.

Sedangkan untuk fitur ojek online, di daerah saya belum ada sama sekali. Jadi terus terang, saya emang sama sekali belum pernah nyicipinnya. Lagian walaupun ada, saya paling lebih memilih untuk mengendarai motor sendiri ketimbang ngojek. Jadi pengendara ojek online, nah ini satu hal yang mungkin bakal menarik minat saya jika itu ada di sini.

Sekarang kasus demo itu udah adem aja. Ya, semoga setelah kejadian itu nggak bakalan lagi ada sopir yang demo. Itu aja sih.



Sunday, 6 March 2016

Menunggu Keajaiban (Repost)

Menunggu Keajaiban (Repost)


Tahun 2010, gue kenal sama kawan di dunia maya, namanya Ricky Mahardika, dia menulis di blognya tentang ini dan itu. Kayaknya emang apapun dia ceritain di situ, termasuk tentang rambutnya yang mulai gondrong malah mirip burung emprit, katanya. 

Dari blognya Ricky juga, gue mulai kenal yang namanya Raditya Dika. Pada saat itu gue malah gak tau siapa sih itu Dika. Akhirnya gue juga jadi kepo akan Dika. Browsing sana sini, dan gue jadi ngerasa seru nih kalau gue bikin beginian juga.  Dan di facebook, gue juga masuk di grup Hirawling Kingdom. Itu grup bikinannya +Haris Firmansyah, katanya itu adalah kumpulan orang-orang yang ngepens sama Andrea Hirata, Raditya Dika, dan JK Rowling. 

Tugas orang di grup itu adalah ngelucu. Sayang mereka nggak banyak yang ngeblog. 
Setelah gue ngerasa kalau gue bisa juga bikin cerita absurd begitu. Akhirnya gue memutuskan untuk bikin blog. Di tahun 2010  itu gue ngeblog, dan gue cuman memosting satu postingan doang. Gue bikin satu buah cerpen yang sangat tidak bagus. Tolong jangan dibaca. 

Sejak gue ngeblog, gue mulai mosting apa aja, karena menurut teman gue jaman ngeblog di awal dulu, tulis aja apa yang ada di kepala lo. Maka pada tahun 2012 gue sudah mulai coba-coba bikin fiksimini. Fiksi yang cuma secuil ini bakalan gue posting ulang. Gue nunggu masukan juga nih dari lo. APa gue cocok bikin tulisan fiksi? Atau gue cocoknya cuman bikin postingan gak jelas aja. Nih, bacalah!

Fiksimini ini gue kasih judul Menunggu Keajaiban. 
Image result for Pocong
Pocong
Tuing, tuing, tuing … “Baaaa!”
“P-p-po-poconggg …!” Seorang manusia berbadan kekar baru saja terbirit-birit saat aku tiba-tiba saja datang di depannya, ketika ia sedang kencing dalam keadaan genting.
“Hahahaha  … kamu iseng banget ya …!” Poory cekikikan. Bersamaan dengan bunyi longlongan anjing yang memilukan.
“Biarin, salah siapa kencing sembarangan!” jawabku sambil cengar-cengir. “Eh kainku basah deh kayaknya, liat nih, yah … basah, deh!”
“Hahahaha … rasakan! Emang enak … makanya lain kali jangan iseng dong!” Poory berlalu.
“Lupain aja, deh!” Kemudian hening. Aku mengikutinya berlompat. "Tahu nggak, hati kamu sudah ter-install di hati aku, dan aku nggak bakal meng-install hati yang  lain di sini.” Aku membungkuk menatap  dadaku, berharap Poory percaya apa yang baru saja aku katakan.
Muach ... satu kecupan mendarat mendadak di pipiku. Itu artinya apa? Entahlah. Yang jelas, aku bahagia.
“Sayang, tungguin dong! Mau kemana sih?”

***
Cinta itu ibarat embun pada rerumputan pagi. Ibarat mentari yang bersinar di sepanjang cakrawala. Seperti halnya manusia, pocong juga memiliki cinta.  Aku mencintai Poory – pocong betina yang bermata kaki.
 “Kamu selingkuh ...! Kamu jahat!” ceracau Poory setelah memergokkiku melompat bersama Kutty – pocong betina yang lain.
“Aku dan dia nggak punya hubungan apa-apa, Sayang!Aku mencoba menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi.  Bagiku, Kutty nggak lebih dari sahabat.”
Tapi Poory tidak percaya. “Kamu bohong, kamu bauuuk!” teriaknya histeris. “Kamu kayak kelamin onta!” cacinya dengan nada tinggi. Kutatap wajahnya, air matanya berlinangan hingga membasahi kain antiknya.
Mendengar ucapan yang tidak enak, emosiku memuncak, dan ingin menamparnya mendadak. Kugerakkan bodiku dengan sekuat tenaga. Aku meghampiri  tubuhnya, dan aku tiba-tiba lupa, jika tanganku berada dalam bungkusan kain.
Jlep ...  seketika itu juga aku terjatuh, telungkup, dan mengenaskan.
Poory menertawakanku. Hal itu semakin menambah emosiku. Baginya apa yang baru saja terjadi adalah konyol. Terlebih setelah dia tahu aku terjatuh cuma karena ingin menamparnya. Namun aku luluh setelah dia tersenyum, dan menyungkurkan diri bersamaku. Dia bilang untuk kebersamaan.
Brukkk … tubuh gemuknya menimbulkan suara yang unik.
“Dasar bodoh!” Aku mengejeknya dengan penuh canda.
“Cinta kamu tuh yang membodohkan aku!” tangkasnya centil.
Tawa kami pun meledak.
“Sekarang nasib kita gimana coba?”
“Ya udah, tunggu keajaiban aja lah!”
Ledakan tawa semakin memuncak. Terbahak-bahak, menyamar isak. Cinta ini terarak, dari hati ke hati yang berhak.
***
Lompat ke sana, lompat ke sini. Engkau haruslah tahu betapa senangnya hatiku menikmati hari. Kakiku memang menyatu, siapa bilang melangkah dengan kaki seperti ini tidak seimbang? Lihatlah aku! Aku bisa bergerak bebas kemanapun aku mau. Kekuranganku hanyalah ... tidak akan pernah bisa berdiri sendiri dari posisi telungkup.

 Tulisan asli diposting 15 Sept 2012

Featured

[Featured][recentbylabel2]

Featured

[Featured][recentbylabel2]
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done