Hari Pengentasan Kemiskinan


Udah pada tahu belum sih kalau setiap tanggal 17 Oktober itu selalu diperingati sebagai Hari Pengentasan Kemiskinan Sedunia? Peringatan ini telah diakui oleh Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) sejak tahun 1992 loh. Artinya peringatan ini sudah ada sejak 27 tahun yang lalu. Tapi sayangnya di negara kita Indonesia Raya tercinta ini, Hari Pengentasan Kemiskinan tidak begitu diperingati, sehingga banyak penduduk Indonesia yang gak ngerti kalau ada peringatan seperti ini di setiap tanggal 17 Oktober. 

Baiklah kita bahas dulu sejarahnya. Peringatan Hari Pengentasan Kemiskinan ini pertama kali diperingati dan digelar di Paris, Prancis pada tahun 1987. Pada saat itu ada sekitar 100.000 orang yang ikut berkumpul di halaman Human Rights and Liberties Plaza di Trocadero untuk melakukan penghormatan terhadap korban kelaparan, kemiskinan, kekerasan, dan ancaman yang terjadi di seluruh dunia. 

Kemudian ratusan orang itu membuat pernyataan bahwa kemiskinan adalah suatu bentuk kekerasan terhadap hak asasi manusia. Kok bisa ya? Entahlah, tapi alasannya seperti itu. Sehingga setelah kejadian itu mereka langsung membuat tuntutan agar masyarakat di seluruh dunia senantiasa menghormati hak-hak mereka.

Oleh sebab itu, maka Majelis Umum PBB kemudian langsung membuat pengumuman resmi bahwa pada setiap tanggal 17 Oktober akaj diperingati sebagai Hari Pengentasan Kemiskinan Sedunia. Dan masyarakat dunia pun merayakan peringatan ini dengan berbagai acara. 




Nah, dalam beberapa tahun belakangan ini kemiskinan yang terjadi di negara kita Indonesia sudah memperlihatkan angka penurunan yang lumayan signifikan. Walaupun begitu beberapa pakar memperkirakan penurunan ini akan berjalan melambat di beberapa tahun yang akan datang. 

Untuk mengatasi solusi kemiskinan yang dapat mendukung pemberdayaan umat ini pemerintah mengoptimalkan sumber keuangan islam melalui wakaf. Keren kan tuh?

Solusi yang ditawarkan adalah dengan membuat kegiatan wakaf produktif. Maslahat wakaf itu diharapkan dapat dirasakan oleh beberapa belah pihak untuk memberdayakan masyarakat sekaligus  untuk tujuan mengentaskan kemiskinan. 

Lalu wacana yang telah beredar saat ini malah muncul yang namanya wakaf tunai, katanya wakaf jenis ini penerapannya lebih dapat dimanfaatkan dibandingkan dengan wakaf non tunai. Apalagi di era digital seperti sekarang ini cara berwakaf dapat dilakukan dengan semudah menjentikan jari ke layar ponsel.

Maka dari itu seharusnya dapat dijadikan sebagai masukan untuk masyarakat Indonesia untuk bersedia melakukan wakaf, karena kegiatan wakaf berpotensi untuk menjadi solusi dalam proses mengentaskan kemiskinan melalui peringatan Hari Pengentasan Kemiskinan Sedunia yang diperingati setiap tanggal 17 Oktober. 

Referensi:
  1. https://www.republika.co.id/berita/internasional/global/12/10/17/mc0pat-17-oktober-hari-peringatan-kemiskinan-sedunia
  2. https://act.id/news/detail/desa-wakaf-ikhtiar-pengentasan-kemiskinan 



No comments:

Saya menghargai setiap komentar yang kamu berikan. Maka jangan pernah sungkan untuk meninggalkan komentarmu. Untuk kepentingan bisnis, silakan hubungi saya via email di hadisujatman@gmail.com

Salam!

Powered by Blogger.