Skip to main content

4 Cabang Olahraga Tradisional di Asian Games 2018


Asian Games 2018, sebentar lagi akan berakhir. Namun percayalah, ajang olahraga yang paling besar se-Asia ini euforianya pasti akan terasa sampai kapanpun! Sebab, ada banyak perjuangan yang telah ditunjukkan serta diraih oleh para altet kebanggaan bangsa dalam ajang ini. Namun, ada banyak pula hal lain yang tidak kalah menariknya, dan akhirnya menjadi viral. Seperti cabang-cabang olahraga tradisional yang diperlombakan dalam ajang tersebut, beberapa malah baru pertama kali diadakan dalam Asian Games 2018. Inilah beberapa Cabang-cabang olahraga tradisional di antaranya!


KABADDI

Kabaddi - Cabang Olahraga Tradisional di Asian Games 2018

Kabaddi merupakan olahraga tradisional yang berasal dari negara India. Permainan yang pada dasarnya mengutamakan kontak fisik ini dimainkan oleh dua tim yang beranggotakan tujuh orang. Sekilas permainan ini mirip dengan permainan jaman dulu, Gobak Sodor, anak 90an pasti tidak asing dengan ini. 

Permainan ini dapat dimainkan oleh Pria maupun Wanita. Namun ada perbedaan ukuran lapangan antara keduanya, jika pada kategori pria lapangan berukuran 10 x 13 m sementara pada pertandingan wanita hanya  8 x 12 m. Olahraga ini mulai ditandingkan dalam Asian Games XI di Beijing tepatnya pada tahun 1990. Negara India selalu keluar menjadi juara di kategori pria maupun wanita. Tapi di tahun 2018 ini, India dikalahkan dengan Negara Iran. 

KURASH

Kurash -  Cabang Olahraga Tradisional di Asian Games 2018

Kurash baru pertama kali dilombakan di Asian Games 2018. Kurash baru pertama kali dilombakan di Asian Games 2018, seni beladiri tradisional ini berasal dari Uzbekistan. Permainan kurash menyerupai gulat jika di Indonesia. Namun dalam permainan ini terdapat tiga sistem penilaian yaitu Sistem Halal, Sistem Yambosh, dan Sistem Chala. Pada system Halal, atlet diijinkan untuk memukul punggung lawannya. Sementara pada sistem Yambosh, atlet melakukan system Halal yang tidak sempurna, dengan dua kali Yambosh yang bernilai sama dengan satu Halal. Sedangkan system Chala adalah bentuk dari sistem Yambosh yang tidak sempurna. Atlet Indonesia yang berhasil menjadi juara dalam cabang olahraga Kurash adalah Khasani Najmu Shifa dengan suksesnya mempersembahkan mendali perunggu pada cabang olahrga kurash No-63 Putri. 


SAMBO

Sambo -  Cabang Olahraga Tradisional di Asian Games 2018

Sambo adalah seni bela diri asli yang berasal dari Rusia yang diperkenalkan oleh Viktor Spiridonov dan Vasili Oshcepkob. Sama seperti Kurash, cabang olahraga ini baru pertama kali dipertandingkan dalam ajang Asian Games 2018. Olahraga Sambo merupakan penggabungan dari beberapa cabang lain atau dengan kata lain cabang olahraga ini adalah sebuah adaptasi dari beberapa cabang olahraga lainnya, yaitu gulat, judo, jujitsu, tinju, savate dan seni beladiri lainnya yang mengandalkan teknik submission. Kata Sambo seringkali ditulis dengan menggunakan huruf capital SAMBO, karena merupakan akronim dari SAMooborona Bez Oruzhiya, yang memiliki arti bela diri tanpa senjata.

PENCAK SILAT

Pencak Silat - Cabang Olahraga Tradisional di Asian Games 2018

Pencak silat adalah seni beladiri tradisional yang berasa dari Indonesia, cabang olahraga ini tersebar merata di seluruh tanah air termasuk hingga ke Negara tetangga, Malaysia. Cabang olahraga ini dinilai dari pukulan, sapuan, bantingan dan tendangan, tendangan. Sementara sasaran yang harus dikenai yaitu pelidung tubuh dari masing-masing atlet. Cabang olahraga ini juga pertama kalinya dilombakan di Asian Games. Pencak silat pun menjadi salah satu andalan atlet Indonesia untuk meraih medali emas.  

Nah, itulah 4 cabang olahraga tradisional yang menarik untuk kita ketahui.  Semoga euphoria dalam Asian Games ini tak terus memupuk semangat dan kekompakan kita sebagai anak bangsa. Siapa kita? INDONESIA!


Comments

Popular posts from this blog

#GagasDebut GiveAway | Novel Selamat Datang Cinta by @OdetRahma

Kenapa buku ini harus dimiliki?



Simak Review dan Obrolan saya dengan Penulis Selamat Datang Cinta di postingan saya sebelumnya. Atau, silakan simak review dari Mpok Wuri berikut ini. ENTER!

Blog Review & Give Away Semangkuk Rendang di Negeri Paman Sam

Semangkuk Rendang di Negeri Paman Sam ini adalah peraih pemenang pertama dalam lomba Young Adult Locality Novel 2015 yang diselenggarakan oleh Universal Nikko. Dari judul kita bisa menemukan kata Rendang, artinya nuansa Minang sudah dapat ditebak, jadi wajar jika kita menemukan nuansa Minang yang kental di seluruh adegan. Termasuk penggunaan bahasa yang dipakai penulis, budayanya, adat, tapi jangan risau sodara-sodara, karena selalu ada catatan kaki di setiap dialog yang berbahasa Minang.


Bercerita tentang jungkir balik dunia Adit.  Jungkir balik dunia Adit ini sangat rumit.  Ibunya meninggal saat  dia melahirkan Hanif, adiknya. Kemudian disusul dengan kepergian ayahnya akibat kecelakaan saat kerja. Belum lagi sang adik punya penyakit penurunan fungsi otak.  Pokoknya penuh drama banget. Itu juga masih ditambah pula dengan keadaan hidup yang serba pas-pasan, dikisahkan bahwa Adit mesti membiayai  kuliahnya senditi, makin menyedihkan waktu tau adiknya di kampung ditinggal sendiri karena n…