Review Buku: More Than This

Banyak pembaca yang memuji akan kehebatan buku yang bergenre YA Dystopian ini. More THan This ini terbit 2013. Menggabungkan fiksi ilmiah dengan surealisme, memadukan kisah remaja yang familiar dengan cerita futuristik-distopia, More Than This bercerita tentang seorang remaja yang bunuh diri, tenggelam, di samudra, dan terbangun di sebuah dunia yang kosong. Sendirian, dia menjelajahi dunia barunya yang absen dari manusia, namun penuh tanda-tanda peradaban. Perlahan, ia mempelajari kenyataan-kenyataan yang ada – mengenai hidup dan kematian, mengenai nyata dan tidak – dan menemukan keganjilan yang tak terkatakan.

Judul: More Than This
Penulis: Patrick Ness
Tahun Terbit: 2013
Penerbit: Walker Books Ltd
Halaman: 480 lembar 

More Than This

Sinopsis buku More Than This 

Mengisahkan tentang seorang remaja pria, Seth, yang pingsan dan lalu  mendapati dirinya tidak  berada di Amerika Serikat melainkan berada di Inggris, di rumahnya di mana dia dibesarkan.  

Seth dibuat heran dengan apa yang terjadi dan mencoba mencari tahu mengapa dia bisa berada di sana. Seth bukan hanya kesepian, namun juga mendapatkan semacam mimipi-mimpi buruk akankenangan pahit sepanjang hidupnya. 

Review buku More Than This

Alasan yang menjadikan buku berkesan adalah penulis membuka pembukaan dengan mematikan tokoh utama atau lebih tepat lagi, 'bunuh diri'. Karena biasanya di buku-buku yang lain, tokoh akan dibuat mati di akhir cerita. Maka inilah keunikan dari buku More Than This ini (MTT)

MTT terbagi dalam empat bagian di mana bagian pertama dan kedua hanya menceritakan bagaimana Seth pingsan dan mendapati dirinya sendiri di tempat yang menjadi mimpi buruknya sewaktu kecil, yaitu Inggris. Suatu hal buruk terjai kepada adik lelakinya dan dia berefek pada Seth. Kerana itu dia membenci Inggris, lalu dia pindah ke Amerika Serikat. Kemalangan itu menghantui Seth dan membuat dia merasa bersalah sepanjang hidup. 

Patrick Ness - penulis buku ini, mengembangkan konflik cerita di dua bagian terakhir dengan memperkenalkan tokoh Thomasz dan Regine yang terperangkap bersama Seth dalam dunia asing. Kejutan mula terasa di bagian terakhir dan MTT diakhiri dengan akhiran yang dapat membuat pembaca tercengang, dengan kata lain plot-twist!! 

Pembaca seolah-olah sedang menyusun kepingan puzzle dan Patrick Ness memberantakan kepingan-kepingan itu. 

Paling menarik, MTT dilengkapi dengan transisi present dan past di mana ia diselang-selingkan dengan kehidupan Seth sebelum dia pingsan. Di sini pembaca mula mengenal tokoh utama ini tentang bagaimana dia mengalami tekanan hidup sejak kecil dan rasa dikucilkan oleh orangtuanya sendiri. Drama terjadi ketika Seth terpaksa berhadapan dengan orang sekelilingnya jika  rahasia hubungannya dengan Gudmund terbongkar. 

Hampir separuh dari buku ini hanya melibatkan tokoh utamanya, tapi siapa yang menyangka jika hanya dengan satu tokoh saja,  sudah cukup untuk menghidupkan sebuah cerita dalam buku ini?

Setiap bagian dalam MTT diceritakan dengan begitu terperinci membuatkan pembaca seolah-olah berada di tempat tokoh utamanya, Seth. Ketika membaca MTT, pembaca dapat merasakan ketakutan, kebingungan, dan perasaan seperti diasingkan yang dialami Seth. 

Comments

Popular posts from this blog

Cara Paralel Propana Reload ke Jabber

Decolsin Solusi Flu Batuk yang Menyebabkan Kantuk

Kamus Bahasa Linggau