Enakan Pake Aku, Gue, Saya atau Eke?

Seorang blogger yang ngakunya pemula banget nanyain ke gue, 'Kak, enaknya ngeblog pakai gue atau aku sih, Kak?" 
nyolong dari Google

Gue bingung. Sebelumnya belum ada seorang pun yang berani-beraninya curhat ke gue. Orang ini, yang notebene gue nggak tahu datangnya dari mana, tiba-tiba curhat kalau dirinya sedang galau gegara belum nemuin sesuatu yang pas mau ngeblog pakai kata ganti apa. 

"Ohya, enaknya aku panggil kak atau apa nih?" 

Gue jawab, "Panggil sayang juga boleh." 

"Tapi aku cowok, Kak." 

Gue langsung demam. "Anu, kamu panggil sayangnya ke Haris Firmansyah aja ya," jawab gue seraya memberikan emoticon dadah babay.

"Emang dia mau, Kak?" 

"Ya nggak tahu. Coba kamu tanya dulu, 'Ris, kamu mau nggak tak panggil sayang,' gitu." Gue kali ini serius nggak tahu. Sebagai orang yang pea, kayaknya pendalaman karakter gue sudah tepat. Bukan begitu, Gaes? 

"Yaudah deh, aku maunya nanya ke Kakak aja." 


"Hmmm.... jawabannya ya terserah kamu." 


Lalu gue kasih penjelasan. "Itu blog punya kamu sendiri. Kenapa kamu mesti bingung mau pakai kata ganti apa. Sebenernya menulis itu sama aja kayak kamu sedang bercerita. Jadi ya senyamannya aja kamu mau pakai kata apa. Mau pake gue, aku, saya, atau eke, semuanya bebas. Terserah kamu. Kamu yang menentukan. Karena pada dasarnya, kesemuanya itu artinya sama. Kalau diinggriskan berarti I. Cukup. Apalagi yang kamu bingungin?" 

"Nggak tahu, Kak. Aku bingung, tapi nggak tahu mau nanya apa." 

"Hmmmmmmmmmmmmmm." Gue malah capek sendiri. 

"Kamu kalau ngomong pake apa biasanya, Kak?" 

Gue jujur. "Sebenarnya pakai aku. Cuma kalau ngeblog lebih nyaman pakai gue. Ini semacam kepribadianku yang lain gitu. Yang sok asik, yang sok kota, yang sok gaul, yang sok..., ah begitulah." 

"Kamu punya kepribadian ganda, Kak?" 

Gue menunda untuk menjawab. Mikir dulu sebentar karena takut salah jawab. "Ya, katakanlah begitu. Aku bisa sok asik, walau pada dasarnya aku pemalu dan pendiam. Aku bisa membenci, walau dalam suasana yang berbeda aku luar biasa jatuh cinta." 

"Aku paham. Alter ego ya, Kak? Kamu terindikasi sakit sih. Kamu normal nggak sih, Kak?" 

"Hah?" Gue melotot kali ini. 

"Kamu menjalin hubungan sejenis kan sama Haris Firmansyah? Kamu homo, Kan?" 

Gue langsung gondok. Isi kepala langsung muncul mukanya Haris dengan ekspresi yang iyuh sekali, mengenakan kaos putih lengan panjang. Kira-kira seperti gambar di bawah ini. 

fotonya Haris 
Sementara itu, pada orang yang ngajak gue chat ini, gue rasanya pengen ngeklik tombol blokir. Tapi gue batalin, karena malas duluan. Terkadang jadi pemalas berguna sih. Karena buat apa? Apa orang semacam ini termasuk haters? Kalaupun iya, ya biarkanlah dia bahagia dengan dunianya. 

"Suudzon aja, huuuw!" 

Gue perhatikan dia sedang mengetik sesuatu. "Bukan begitu, Kak." 

"Jangan menyangkal. Itu tadi serupa nuduh. Sama aja kayak suudzon. Dosa kamu! Selamat lah, dosa kamu nambah. Yeay!" 

"Tapi beneran kan, Kak, kamu sama Haris?"  Dia nanya lagi. 

"Tuh kan suudzon lagi. Dosa kamu nambah lagi. Horeeeeeeeee!" 

"Hmmmmmmmmm." 

"Nggak lah. Kita cuma temen. Temenan kita juga karena dia punya temen yang jadi temen aku. Dengan kata lain, dia temennya temen aku." 

"Maksudnya temen aku ya, Kak?"

Gue garuk palak. Pusing. "Iya, deh, begitu. Biar cepet!" 

"Terus aku enaknya ngeblog pakai apa, Kak? Pertanyaanku tadi belum terjawab." 

"Errrrrrr.... pakai hati. Iya, pakai hati aja. Gunakan hati kamu. Jadi diri kamu sendiri. Nulis senyaman mungkin. Jangan mudah terpengaruh. Udah gitu aja. Bye!" 

Comments

  1. itu yang nanya minta ditoyor kali kak. Kok nyebelin xD xD

    ReplyDelete
  2. Haha haha. Gaylit banget ini post.

    ReplyDelete
  3. Hahaha..., selamat... kamu kali ini sudah berusaha untuk jadi waras dan menghadapi orang calon pea. XD

    ReplyDelete
  4. Enakan pakai kata 'saya' soalnya lebih formal dan enak aja gitu di bacanya. Meskipun aku juga pernah nulis di blog pakai kata 'gue, aku, saya' campur aduk deh hahaha

    ReplyDelete
  5. Hahaha nguji kesabaran bang. Wkwkw

    Dianexploredaily.blogspot.com

    ReplyDelete
  6. Yesss. Pake hati aja, senyamannya aja. Biarpancarrr aura nya kemana mana.

    ReplyDelete
  7. Yesss. Pake hati aja, senyamannya aja. Biarpancarrr aura nya kemana mana.

    ReplyDelete
  8. panggil sayang ke cowok. hiii.. segitu frustasinya kamu ya, Di, sampai ngomong panggil sayang aja diumbar.

    pake kata ganti nyong saja. keren tuh.

    ReplyDelete
  9. Tomi ketauan banget gak baca sampai selesai. ahahaha

    ReplyDelete
  10. Baca bagian Haris itu, kok gue jadi keinget postingan Haris soal lu itu yah? Mendadak gue merinding sendiri. Sumpah, Di. Mari sudahi postingan homo-homoan ini. Karna kenapa, gue udah merinding, takut perlahan berubah orientasi seksual. Padahal gue belon siap main adu pedang, apalagi tusuk bool. Hahaha. -_-

    ReplyDelete
  11. pake kata hati hahahah ,, ngenes yaa dianggap homo (?) :D

    ReplyDelete
  12. iya ngenes banget. :( lebih ngenes dari jomblo sih

    ReplyDelete
  13. Gue lebih nyaman pake saya klo ngeblog, klo bahasa sehari-hari ya ke gue-guean.
    Gue juga tulis nih tulisan serupa di blog gue silahken klo mau mampir baca http://taupikwida.blogspot.co.id/2015/09/saya-aku-dan-gue.html

    ReplyDelete
  14. kalo gue si, macem2 kalo postingannya rada2 puitis, pake aku. kalo postingan sekedar share pengalaman baru tuh pake ane ato gue.. tapi kalo eke, ente aja ya. Gua mah kagak..

    btw itu postingan, kenapa ente ada kecium bau gay *anjaaay
    terus jawabannya pake hati segala..

    ReplyDelete
  15. enakan pake sambel..

    ReplyDelete

Post a Comment

Saya menghargai setiap komentar yang kamu berikan. Maka jangan pernah sungkan untuk meninggalkan komentarmu. Untuk kepentingan bisnis, silakan hubungi saya via email di hadisujatman@gmail.com

Salam!

Popular posts from this blog

8Share Indonesia Alternatif Mengumpulkan Duit di Internet

Cara Paralel Propana Reload ke Jabber

Decolsin Solusi Flu Batuk yang Menyebabkan Kantuk