Review Novel Mata Esspresso

Kategori(Sub): Fiksi (Novel) 
ISBN: 978-979-29-4257-6 
Penulis: Richa Miskiyya 
Ukuran⁄Halaman: 13x19 cm² ⁄ viii+232 halaman 
Edisi⁄Cetakan: I, 1st Published 
Tahun Terbit: 2014 
Berat: 216 gram Harga: Rp 44.000,- Diskon 20% 
Harga Diskon: Rp 35.200,-

Mata Espresso, Give Me a Hug
http://andipublisher.com/

Kayla, seorang barista di Coffee Paradise, di Surga Kopi itulah ia mengenal Fandi, sesama barista dan terpesona pada Rafi, manajer di cafe tempatnya bekerja. Nama Rafi mengingatkannya pada seseorang di masa lalunya.

Namun, ketika ia sudah mulai dekat dengan Rafi, Kayla justru merasa ada yang menusuk hatinya setiap melihat kedekatan Fandi dengan Alana, karyawan baru di Coffee Paradise. Kayla ingin sekali menjadi kekasih Rafi, namun ia selalu menemukan kedamaian ketika menatap manik mata Fandi yang sehitam kopi. 

Bagi Kayla, cinta itu seperti espresso. Espresso yang baik harus dibuat antara 18 hingga 23 detik, jika espresso dibuat di bawah 18 detik, ia akan terlalu encer, jika dibuat lebih dari 23 detik, ia akan terlalu pahit. Espresso harus disajikan dalam takaran yang pas, seperti juga cinta. Jika terlalu berlebihan, rasanya akan sangat pahit dan sakit.

Kayla pun mencari tahu kemana hatinya akan menuju? Hati yang tepat, tempatnya melabuhkan cinta
*** 


Ini adalah buku yang menarik. Karena novel ini bukan hanya menyuguhkan drama percintaan aja, namun juga memberikan informasi tentang kopi. Penulis berhasil meracik tulisannya ini dan mengemasnya menjadi novel yang sangat ciamik.

Gue kasih empat bintang untuk buku ini. 

Tiap adegannya nggak rumit. Konflik yang jelas. Juga tokoh yang tidak terlalu banyak. Sehingga membuat gue sangat menikmati saat membaca buku ini.

Hanya saja, saat membaca di pertengahan, gue mulai menebak-nebak endingnya bagaimana. Tapi jangan salah. Walau endingnya ketebak, tapi bisa dibilang kisah dalam novel ini berakhir dengan manis lah. Emang beneran manis ini.  Dan Penulis berhasil membelokan fakta. Ah, gue juga terkecoh. Kalau terkecoh gini berarti gak ketebak dong ya endingnya? Au ah. Baca aja pokoknya.

Kutipan yang gue suka. 
"Kopi memang pahit. Tapi inilah hidup. Tidak semua dalam hidup itu manis." Halaman 46
"Tak ada kenangan yang sia-sia. Mungkin kita saja ytang sering kali salah mengartikan kenangan itu.  Tak ada masa depan dan masa kini jika tidak ada masa lalu." Halaman  212 

Selain itu gue juga suka dengan kalimat sindiran yang ada di halaman tujuh puluh lima. Kalimatnya begini, "Teknologi bisa mendekatkan yang jauh, tapi juga bisa menjauhkan yang dekat." 

Menurut gue bener banget. Karena sekarang apa apa pada sibuk sama gadget. Jadi emang kalimat itu diucapkan tokoh saat menyaksikan pelanggannya yang lagi ngopi, duduk berdua, tapi sibuk sendiri sama hape. 

Adegan yang paling konyol saat Fandi sok pahlawan nolongin Alana dari mantan pacarnya yang sadis. Asli itu konyol banget. Masa Fandi bilang begini, "Gak ada gunanya aku sering nonton film Jet Li dan Zacky Chan kalau gak bisa ngalahin dia." Halaman 113. 

Eh nggak taunya dia kalah juga. #Ngakak.

Kalau ada waktu ke tokobuku baca ini aja, Gais. Rekomended! 


Comments

  1. Kutipan tentang teknologi itu dicetuskan sama Einstein bukan, sih? Udah ga asing gitu soalnya.

    ReplyDelete
  2. dah lama kagak baca novel romance, mungkin ini bisa lah masukin list. beberapa bulan terakhir ini, buku berbau kopi kayaknya banyak banget. O_o

    ReplyDelete
  3. Wah tahun terbit 2014. Saya taunya buku Mbak Icha yang kumcer itu. Kalau yang itu pernah liat di toko buku.

    ReplyDelete
  4. makanya sekarang mesti banyak nonton transformer, biar beneran nggak terkalahkan

    ReplyDelete
  5. Kutipan-kutipannya kagak nahan :D

    ReplyDelete

Post a Comment

Saya menghargai setiap komentar yang kamu berikan. Maka jangan pernah sungkan untuk meninggalkan komentarmu. Untuk kepentingan bisnis, silakan hubungi saya via email di hadisujatman@gmail.com

Salam!

Popular posts from this blog

8Share Indonesia Alternatif Mengumpulkan Duit di Internet

Decolsin Solusi Flu Batuk yang Menyebabkan Kantuk

Cara Paralel Propana Reload ke Jabber