Decolsin Solusi Flu Batuk yang Menyebabkan Kantuk

Sudah sejak beberapa hari sebelum puasa sih saya udah gak nyaman dengan pernapasan saya . Pasalnya nggak jelas. Ini faktor kecapean aja, atau emang daya tahan tubuh saya yang mulai melemah. Padahal saya belum ada di usia renta. Dari sini ketara banget kalau saya adalah jenis cowok yang cupu. Errr. 

Saya suka males minum obat. Bukan berarti saya gak bisa nelen pil. Saya gak secemen itu lah. Tapi lebih ke membiarkan penyakit itu begitu aja. Paling juga sembuh sendiri, begitu pikir saya . 

Pas udah masuk Ramadhan, ini flu saya belum kunjung sembuh juga. Malah nambah jadi batuk. Kan sialan? Saya juga sampai diomelin Bibi dengan vonis, "Kamu itu nggak perhatian banget sama tubuh kamu! Sana beli obat!" katanya.

Akhirnya malam kemarin saya pergi ke apotik.  Jaraknya sekitar lima kilometer dari rumah, kurang lebih segitu lah. Sekitar pukul sembilan belas saya keluar rumah. Di Lubuklinggau buka puasanya pukul 18.17 WIB. 


Yang jualan di apotiknya udah tua. Bapak-bapak yang agak botak dan bertubuh kecil. 

"Begini, Pak. Saya pilek semingguan ini nggak sembuh-sembuh. Ada obat flu batuk nggak, Pak?" 

Bapak itu menjawan cepat. "Oh ada. Tapi ini bikin ngantuk ya, Mas. Sebaiknya jangan diminum kalau mau berkendara." 

Bapak itu ngasih sebuah tablet yang isinya empat biji. 

Obat Flu Batuk

Harganya empat ribu perak. 

Oke terjangkau. Sekarang ini  mayan lah udah agak reda. 
*** 

Waktu minum kapsul ini pertama kali saya melek sampai jam satu. Untung banyak teman chatting di grup Hirawling Kingdom di WhatsApp. Jadinya saya nggak ngerasa begadang sendirian. Dari sini saya mikir, bukannya tadi bapaknya bilang kalau obat ini menyebabkan kantuk? Tapi kabar baiknya, setengah jam setelah saya minum ini obat, saya keringetan, meskipun nggak mengucur juga sih. Dan batuk yang disertai pilek ini juga mulai reda. 

Tapi saya heran sih kenapa saya malah nggak ngantuk. Terbersit pertanyaan, apa obat ini gak ngefek sama saya ya? Ah saya nggak tahu juga.  Semoga setelah dua hari ke depan flu gue kabur dah. Cape juga batuk batuk mulu. 

Ohya, begini yang tertulis di kemasannya.

KOMPOSISI / KANDUNGAN

Tiap kapsul Decolsin mengandung :

  • Parasetamol 400 mg,
  • Pseudoefedrin HCl 30 mg,
  • Klorfeniramin Maleat 1 mg,
  • Dekstrometorfan HBr 10 mg,
  • Guaifenesin 50 mg.

FARMAKOLOGI (CARA KERJA OBAT)
Decolsin kapsul mempunyai efek :

  • Antitusif dan ekspektoran : meredakan batuk tidak berdahak dan batuk berdahak.
  • Analgesik dan antipiretik : menurunkan demam dan mengurangi sakit kepala.
  • Dekongestan hidung : meredakan hidung tersumbat, mengurangi keluhan pilek.
  • Antihistamin :meredakan hidung gatal dan bersin-bersin
    INDIKASI / KEGUNAAN
    Indikasi Decolsin adalah untuk meredakan batuk yang menyertai gejala-gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat dan bersin-bersin.
    KONTRAINDIKASI
    • Penderita yang hipersensitif terhada komponen obat ini.
    • Penderita dengan gangguan fungsi hati yang berat.
    • Penderita dengan gangguan jantung dan diabetes mellitus.
    DOSIS DAN ATURAN PAKAI
    Tanyakan kepada dokter mengenai dosis dan aturan pakai Decolsin.
    Dosis dewasa yang lazim diberikan adalah 3 kali sehari 1 kapsul.

    EFEK SAMPING
    • Mengantuk, gangguan pencernaan, gangguan psikomotor, takikardia, aritmia, mulut kering, palpitasi, retensi urin.
    • Penggunaan dosis besar dan jangka panjang menyebabkan kerusakan hati.
    PERINGATAN DAN PERHATIAN
    • Hati-hati penggunaan pada penderita dengan gangguan fungsi hati dan ginjal, glaukoma, hipertrofi prostat, gangguan jantung, diabetes mellitus, dan retensi urin.
    • Tidak dianjurkan untuk wanita hamil dan menyusui, kecuali atas petunjuk dokter.
    • Tidak dianjurkan penggunaan bersamaan obat lain yang mengandung parasetamol.
    • Tidak dianjurkan penggunaan bersamaan obat-obat lain yang menekan susunan saraf pusat.
    • Selama minum obat ini tidak boleh mengendarai kendaraan bermotor atau menjalankan mesin.
    • Penggunaan pada penderita yang mengkonsumsi alkohol dapat meningkatkan risiko kerusakan sel hati.
    • Hati-hati untuk penderita debil dan hipoksia (kekurangan oksigen).
    • Dapat menyebabkan depresi pernafasan dan susunan saraf pusat pada penggunaan dengan dosis besar atau pada pasien dengan gangguan pernafasan seperti asma, emfisema.
    • Tidak boleh diberikan kepada penderita yang peka terhadap obat simpatomimetik lain (misal efedrin, fenilpropanolamin, fenilefrin), penderita tekanan darah tinggi berat, dan yang mendapatkan terapi antidepresan tipe penghambat monoamin oksidase.
    • Hati-hati penggunaan pada penderita tekanan darah tinggi atau mempunyai potensi tekanan darah tinggi atau stroke, seperti pada penderita dengan berat badan berlebih atau penderita usia lanjut.
    • Bila dalam 3 hari gejala flu tidak berkurang, segera hubungi dokter atau unit pelayanan kesehatan.
    • Hentikan pengobatan ini jika terjadi susah tidur, jantung berdebar, dan pusing.
    • KEMASAN
      Decolsin, dus, 25 strip @ 4 kapsul.
      KETERANGAN
      Awas! Obat Keras. 
      Bacalah aturan memakainya.
      Dapat menyebabkan kantuk.

Comments

  1. Wih tumben2 an ada yang nge-review obat nihh . . padahal udah banyak akun obat di kolom comment loh bang . . :D

    Tapi gue juga gitu, sebelum puasa flu . . eh udah masuk hari puasa, flu reda . . batuk merajalela . .
    Penyakit kok giliran . . -_-

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul banget bang, kalo bikin postingan seengaknya ada 4 orang dari mereka :v

      Delete
  2. pasti deh ujung-ujungnya kayak gitu :D
    ini mah kayak promosi obat nih :D :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Padahal kalau kamu diklik juga diarahin ke menu obat. :D

      Delete

Post a Comment

Saya menghargai setiap komentar yang kamu berikan. Maka jangan pernah sungkan untuk meninggalkan komentarmu. Untuk kepentingan bisnis, silakan hubungi saya via email di hadisujatman@gmail.com

Salam!

Popular posts from this blog

8Share Indonesia Alternatif Mengumpulkan Duit di Internet

Cara Paralel Propana Reload ke Jabber