Review Buku: Selamat Datang Cinta


Penulis: Odet Rahmawati
Penyunting: Mita M. Supardi
Proofreader: Jumali Aridinata
Penerbit: GagasMedia
Cetakan pertama, 2013
Tebal: 224 halaman
ISBN: 979-780-667-7
Harga:  di Bukukita Rp. 29.750



blurb:
 Bisakah kau berhenti bersedih?
Lalu, lihat aku yang selalu bersamamu.
Bisakah berhenti memunggungi masa depan?
Percayalah, semua akan baik-baik saja selama kau bersamaku.
Kau butuh kepercayaan untuk membunuh semua keraguan.
Dan aku... membutuhkan kesempatan untuk mengajakmu bahagia di hari selanjutnya.
Kurasa, ini waktu yang tepat untuk berpindah hati.


***

Buku ini menceritakan tentang Bastian, lelaki 23 tahun,  anak dari Bapak Indra dan Ibu Dira. Bastian disini disebut sebagai seorang Musisi.
Pada moment yang tak pernah dia prediksikan, Pak Indra emosi, maka terlontarlah ucapan mengenai kenyataan bahwa Bastian bukan anak kandung mereka. Konflik terjadi antara Pak Indra dengan Bastian.

Bastian  marah, dia kesal, merasa dibohongi, dan karena hal itu lah Bastian memutuskan untuk minggat dari rumahnya, Jakarta, menuju Yogyakarta, untuk menemui Alona, perempuan 20an tahun, sahabat baik Bastian sejak kecil.

Tanpa diduga oleh Bastian, suatu hari Bu Dira menyusul Bastian ke Yogyakarta. Kedatangan Bu Dira bukan tanpa tujuan. Bu Dira meerangkan tentang kesalahpahaman yang terjadi selama ini, termasuk kejelasan bahwa Bu Dira tidak pernah bermaksud membohonginya. Di satu sisi Bastian kesal, tapi dia juga sadar, bahwa Bu Dira lah yang telah mengasuhnya sejak kecil. Dari kejadian ini, Bu Dira mengajak Bastian ke rumah Mbok, Pembantu yang pernah bekerja untuk kelurganya Bastian.

Terkoar sudah. Bahwa sebenarnya Si Mbok tersebut adalah nenek kandung Bastian. Sementara kedua orang tua kandung Bastian, telah meninggal. Tak lama setelah itu, hubungan Bastian dengan Pak Indra mulai membaik, dengan datangnya beliau ke Yogyakarta.

Sementara Alona, adalah perempuan mandiri yang telah mendirikan butik. Sama halnya Bastian, kedua orang tuanya juga meninggal sejak kecil. Pak Indra dan Bu Dira pernah menawarkannya untuk tinggal bersama, namun Alona memilih untuk hidup sendiri di rumah peninggalan keluarganya.

Kisah cinta antara Bastian dengan Alona tumbuh sejak Bastian memutuskan tinggal bersama Alona. Namun Alona masih tetap menganggapnya hanya sebatas sahabat, awalnya. Bayang-bayang Galih, mantan pacarnya masih menyelinap di benak Alona.

Hingga suatu hari, Galih mengirimkan surat kepada Alona, dan dia dibuat merenung. Dari masa perenungannya ini, Alona memutuskan untuk move on.

Tepat saat acara pertunangan pelanggannya yang dirancang langsung oleh Alona, di sebuah pantai, Bastian nembak, dan kisah romantis terjadi di sini.
***

Tadinya saya pikir ini adalah novel romens remaja, teenlit. Karena pada bab awal, gaya bahasanya agak manja gitu. Rupanya saya terkecoh.

Khasnya cinta, cinta yang ribet, naksir bekas pacar teman sampai ngorbanin diri sendiri karena ngerasa nggak enak, serta persahabatan yang berubah menjadi cinta, juga kekeluargaan, tertuang di novel ini.

Ceritanya menggukan POV 3. Tapi  saat ending ada bagian POV 1 nya, yang kemudian berubah lagi jadi POV 3. Emang rada aneh, dugaan saya barang kali ini hanya keseleo.

Kaver bukunya kece, tapi sebenernya kalau warna font-nya diganti selain kuning akan lebih bagus, karena dengan kuning malah bikin buku ini jadi pucet. Selain typo, font di buku ini juga agak labil. Kadang-kadang meggunakan Times New Roman, kadang-kadang berubah jadi Arial.  Ya, itulah  yang jadi kelemahan dari buku ini. Selain itu semuanya cantik kok, secantik penulisnya. Eh?

Saya suka bagian Alona flasback ke masa silam, bercengkrama dengan bekas pacarnya, Galih.  Ini nih saya fotoin.



Xixixixi.
Ini buku ceritanya nakal bingiiiiit. Dilihat dari kavernya yang injak-injakan kaki itu, juga sebenernya udah terpampang kenakalannya. Romeeeeeeeens juga. Pokoknya recomended banget buat kalian semua yang udah merasa puber.  Baca. Baca. Baca. Ayo baca!

Salam.

Comments

Popular posts from this blog

8Share Indonesia Alternatif Mengumpulkan Duit di Internet

Decolsin Solusi Flu Batuk yang Menyebabkan Kantuk

Cara Paralel Propana Reload ke Jabber