GiveAway | KEI By @ErniAladjai - @GagasMedia

Halooooo. 

Ada yang udah bosan nungguin GiveAway?

OKE. SEKARANG KITA GIVEAWAY ...!

Tapi sebelum itu, saya mau ngerekap dulu.  Kemarin sudah sempet cerita-cerita, tapi hanya dapet sedikit profilnya. Dan saya baru tahu kalau Kak Erni Aladjai itu sudah terdaftar di Wikipedia Indonesia. Kalau sebelumnya kita review buku, sekarang review authornya.


Dari wikipedia.

Erni Aladjai (lahir di Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, Indonesia, 7 Juni 1985; umur 28 tahun) adalah seorang penulis novel Indonesia. Ia menyelesaikan pendidikan di Jurusan Sastra Prancis Universitas Hasanuddin, Makassar. Tulisannya dipublikasikan di Kompas, Fajar, dan Panyingkul!. Novel Pertamanya Pesan Cinta dari Hujan diterbitkan oleh Insist Press tahun 2010, tahun 2011 diundang dalam Makassar International Writers Festival. Naskah novel keduanyanya Kei meraih pemenang unggulan dalam Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta 2012.


*** 

Baik, lanjut ke giveaway.

Saya nyediain 1 Eks buku KEI. Sekali lagi hanya 1 Eks saja. Jadi, silakan simak baik-baik aturannya. Nggak bakal ribet kok, karena saya benci hal itu.

KEI berakhir dengan ending terbuka. Sala dan Namira dibuatnya menggantung, entah apa bakal ketemu akhirnya, atau mereka memang tidak berjodoh, saya tidak tahu apa yang ada dipikiranmu. 

Tugas kamu di GiveAway ini adalah, "Kalau kamu boleh nerusin novel KEI, tokoh Sala dan Namira akan kamu bawa ke mana?" 

Jawaban saya tunggu paling lambat tanggal 10 Nopember. Tulis jawabanmu itu di kolom komentar ini, dan jangan lupa cantumkan kontak twitter atau apapun yang bisa saya hubungi kalau kamu menang.
Berhubung saya jarang buka blog, dan dihubung saya lebih sering buka twitter. Sebagai notif untuk saya, buat kamu yang udah berkomentar, mohon untuk memention twitter saya. Yang belum follow, silakan follow dulu.  Formatnya seperti ini:
 Halo, . Aku udah jawab giveAway  di blogmu.  Silakan cek, kalau gak aku getok pake palu cc  

Comments

  1. Asyookkk eh salah asyikkk ada Give Away nih. Hiehiehiehie. Dari dulu saya suka dan sangat senang sama Give Away yang syaratnya mudah diikuti dan dilaksanakan. Bukannya tidak suka sama peraturan. I love rules actually. Namun kadang kesibukan itulah yang sering membuat tidak punya cukup waktu untuk melaksanakan butir butir syarat Give Aways yang ribet. Insya Allah saya ikutan. Saya suka membaca buku. HIhiehiehiehieie.

    ReplyDelete
  2. Kalau saya yang meneruskan cerita KEI, saya akan bikin Sala dan Namira susah bertemu, pernah sesekali berpapasan tapi tidak sadar. Dan di akhir cerita, ketika keduanya sudah pasrah maka takdir Tuhan (sebenarnya takdir penulisnya ya) akan mempertemukan mereka lewat kejadian yang tak terduga. Tapi, keadaan sudah berbeda, mereka tak sama lagi seperti dulu. Pertemuan itu hanya sekadar pelepas rindu, mereka telah punya hidup masing-masing. Cinta sejati tidak harus memiliki bukan? :)

    ReplyDelete
  3. Pengen ikutan, ya..
    Tapi maaf, saya ga punya fesbuk maupun twitter.
    email ajah, ya..
    Kellandreallan@gmail.com


    Kalo menurut saya,, ehm ehm...

    "Sala nekad kabur dari Bos Yo, Dia ingin kembali ke Kei. Namun ada satu hal yang dia tidak tahu. semenjak bergabung menjadi pembunuh bayaran, ada satu orang yang dia tidak kenal bahkan dia tidak tahu keberadaannya, mengikutinya untuk mengetahui perkembangan tugasnya. Itu membuat setiap gerak geriknya diketahui oleh atasannya.

    "Dalam perjalanan menuju Kei, Sala tewas dibunuh oleh suruhan Bosnya sendiri. Alasannya selain karena pengingkaran, juga menjaga agar rahasia kerja sama tersebut aman.

    "Disisi lain, Namira menunggu kedatangan Sala. Tapi dia tidak pernah bertemu dan sala dan tidak pernah tahu bagaimana nasib sala. Hingga beberapa tahun kemudian dia bertemu dengan pria lain dan menikah."

    Gimana??????

    Hahahahaha...

    ReplyDelete
  4. hehehe... nice question..
    Sala dan Namira akan saya bawa menuju arah yang membuat pembaca semakin penasaran. Alur yang mungkin tergerak karena posisi dan suasana hati serta mood saya ketika menulis cerita ini.
    Hal yang pasti adalah menciptakan dan memunculkan tokoh baru yang dapat mendukung terciptanya alur yang lebih seru, namun tak lupa kembali menghadirkan tokoh-tokoh sebelumnya serta konflik dan kemungkinan yang terjadi...

    ReplyDelete
  5. Di perjalanan, Sala kan terluka. Jadi dia dirawat oleh seorang wanita yg kasihan padanya, sehingga perjalanan ke pulau Kei terhambat.
    Nala yg sudah berada di pulau Kei mengajar di sebuah sekolah, dan bertemu dgn seorang pria.
    Akhirnya Kei menikah dgn wanita yg merawatnya, sedangkan Nala menikah dgn teman prianya itu.

    Bertahun-tahun kemudian, Sala pulang kampung ke pulau Kei bersama keluarganya. Disana dia bertemu dgn Nala yg sudah berkeluarga juga.

    Setelah itu? Gatau deh :D

    ReplyDelete
  6. Lanjtan ceritanya akan seperti ini menurut saya:

    Sala dan Namira sama-sama berhasil kembali pulang ke Kei. Namun, Namira dan Sala tidak langsung menemukan satu sama lain, sehingga pada suatu hari Namira yang kerinduannya sudah tidak bisa dibendun setelah mengetahui Sala juga pulang ke Kei, memutuskan untuk pergi ke Masjid setempat untuk shalat dan meminta doa, diberi petunjuk dan dipertemukan oleh Sala.

    Tanpa diketahuinya, di Masjid yang ditujunya Sala juga sedang berada disana, membulatkan tekadnya untuk menjadi seorang muallaf, karena ia percaya setelah ini ia akan menemukan Namira yang diketahuinya juga telah pulang ke Kei.

    Merekapun bertemu di Masjid, namun beberapa menit kemudian Sala tertembak oleh orang yang tidak diketahui. Sala meninggal di tempat. Namira tak kuasa menahan gejolak batinnya.

    Ternyata, pembunuh Sala adalah teman seperjuangannya sebagai pembunuh bayaran. Dia ditugaskan untuk mencari Sala yang menghilang untuk membunuhnya.

    Sekian.

    Nama : Dhani
    Twitter : @DhaniRamadhani
    E-mail : dhanianwar.ramadhani2@gmail.com

    ReplyDelete
  7. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  8. kalau menurut saya kelanjutan cerita KEI akan seperti...

    Namira berhasil pulang ke pulau KEI. Dia melihat keadaan tempat tinggalnya yang telah berubah menjadi tempat yang porak poranda karena sempat hilang kedamaiannya akibat peperangan tersebut. Dengan memulai kembali kehidupan disana, masyarakat dan para wanita kampung mery saling membantu untuk mengembalikan keadaan desa mereka seperti semula. setelah selang sebulan, maka datanglah kabar akan Sala. Seorang teman yang selalu bersama nya selama terjadinya perang datang menemui Namira dan memberikan surat dari Sala untuknya.

    isi surat itu...

    Namira..
    mungkin ketika surat ini kau baca, aku sudah pulang kembali.
    bukan kerumah kita, pulau Kei, tapi rumah yang sebenarnya, rumah Tuhan..
    Jagalah diri dan hatimu sebaik mungkin, jika saja nanti aku masih bisa menemuimu, pasti aku yang kan menjaga nya untukmu, tapi takdir berkehendak lain..
    Jagalah hatimu, hiduplah berbahagia dengan orang yang akan kau temui sebagai jodohmu..
    Sahabatku ini adalah orang paling baik yang pernah ku kenal..
    aku harap dia lah jodohmu kelak
    semoga berbahagia Namira ku..

    surat itu diberikan Sala kepada temannya disaat-saat terakhir sebelum dia meninggal akibat tertembak. surat yang sudah begitu lama disimpan disakunya. sekarang surat itu tlah pulang ke pemilik sebenarnya.

    Akhirnya Namira hidup berbahagia dan menikah dengan sahabat Sala, Bian. Namira tau sekarang Sala tlah bahagia karena telah menemukan rumah yang sebenarnya, hanya menunggu dirinya untuk bertemu kembali dengan Sala, sang cinta lama yang sangat dikenalnya dulu .. :')

    twitter : @milajelly

    ReplyDelete
  9. Rayhan Marfiano7/11/13 17:45

    Aku bakal bikin si Namira nyari2 tau keberadaan Sala, terus begitu tau Sala ada di Balikpapan, Namira langsung pergi ke Balikpapan. Ternyata waktu di Balikpapan, Namira ketemu Sala waktu si Sala lagi ngejar orang yang harus dibunuh. Namira jelas gak habis pikir si Sala jadi kayak gitu. Sala bingung, stress, harus gimana ngomong ke Namira. Terus berlanjut tentang kebimbangan mereka di Balikpapan sampe akhir nya mereka ketemuan, Sala jelasin semua nya. Tapi Namira tetep gabisa nerima Sala yang kayak gitu. Akhirnya Namira pulang ke Kei dengan tangan hampa, dan Sala mau gak mau tetep jadi pembunuh bayaran.

    twitter: @rayhanmarfiano

    ReplyDelete
  10. @chi_yennesy... Ikutana ya, bermain-main dalam imajinasi.

    Sala:
    Aku mungkin separuh iblis separuh manusia. Kelamnya dunia menjelma dalan jiwaku, hei bintang yang terlalu tinggi di sana aku ingin menujumu. Jika aku boleh bereinkarnasi, mungkin akan ku pilih satu jalan menuju gadis itu. Namira izinkan aku menjadi bayanganmu... Dalam malam itu, di bawah gemintang Pulau Kei Sala menjelma bersama alam menuju Nirwana.

    Namira:
    Tuhan Maha cinta, tetes air mataku adalah aliran sungai ini. Biarkan airnya mengalir tanpa jeda hingga ke hulu. Damai, Pulau Kei ini telah damai sedamai jiwanya. Aku pikir kini ia ada diatas sana, disamping gemintang. Sala tenanglah, menyepilah. Kau akan selalu abadi.
    Lalu namira berjalan meninggalkan nisan bertuliskan "Sala".
    Namun...

    Cinta itu kini abadi, Sala dan Namira bersatu bersama semesta. Cahaya Putih mengangkat jiwa Namira menuju Sala.

    "Terima Kasih malaikat", lamat bibir Namira mengulas senyum.

    ReplyDelete
  11. Kuis GiveAway, "Kalau kamu boleh nerusin novel KEI, tokoh Sala dan Namira akan kamu bawa ke mana?"


    Sala kabur dari Bos Yo saat di perjalanan, kemudian melanjutkannya untuk pergi ke KEI. Harapannya hanya atu bertemu Namira dan Namira.Namun, sebelum harapannya terwujud Bos Yo yang mengetahui rencananya, Sala ihadang oleh anak buah Bos Yo yang sengaja menyamar untuk mengelabui Sala.

    Sala tertankap dan dipasung karena alasan pengkhianatan dan tak tahu balas budi. Karena Bos Yo tahu apa maksud Sala kabur, maka dikirimkanlah surat atas nama Sala untuk Namira. Surat yang berisikan kalau Sala sangat merindukan Namira dan ingin bertemu di Jakarta, setelahnya mereka akan kembali ke KEI bersama-sama.

    Namira yang sangat merindukan Sala tanpa pikir panjang langsung datang ke tempat yang ditulis. Sementara di sana anak buah Bos Yo sudah menunggu Namira dengan selembar foto yang dipunya Sala.

    Singkatnya, Namira tertangkap anak buah Bos Yo dan di bawa ke tempat Sala dipasung. Cinta mempertemukan mereka dalam keadaan maut. Sala dicambuk di depan Namira, Bos Yo tak peduli jeritan Namira yang mencoba menghentikan cambukan itu. Hingga akhirnya Sala mati di depan Namira. Cinta mati. Itulah yang mengakhiri cerita ini. Namira menemukan cintanya dalam keadaan mati karenanya. Namira gila sampai ajalnya.


    Nama: Ayu Ira Kurnia Marpaung
    Twitter: @AyuIraKurnia1
    Email: Ayuirak@yahoo.com

    ReplyDelete
  12. Ini versi saya ^^ :

    Namira dan Sala telah lama tidak bertemu, suatu ketika disaat Sala mendapatkan tugas untuk kembali ke KEI, Sala pun bertemu secara tidak sengaja, tetapi demi melindungi Namira dari segala bahaya yang dapat timbul dari Sala, Sala pun pura-pura tidak mengenalnya. Melihat perlakuan Sala yang seperti itu, Namira menjadi sedih, apalagi saat mendengar desas-desus kalau Sala adalah seorang pembunuh bayaran, hati Namara bagaikan tertusuk duri yang amat tajam.
    Bagaimana mungkin, lelaki yang amat di cintainya dan dirindukannya menjadi seorang pembunuh?

    Tidak hanya Namira yang mengalami hal itu, Sala pun demikian. Berperilaku pura-pura tidak mengenal gadis yang dicintainya, amatlah menyiksa. Tetapi, Sala tidak menyerah. Dia diam-diam memperhatikan gerak-gerik Namira tanpa Namira ketahui. Karena melihat perubahan dalam diri Sala, yang tiba-tiba tidak menginginkan menjadi pembunuh bayaran lagi, Bang Yos pun mengutus orang lagi, untuk menyelediki apa yang terjadi.

    Setelah tahu apa yang terjadi, Bang Yos pun menyuruh orang tersebut untuk menyulik Namira, Namira yang tidak dapat melawan disaat tangannya ditarik paksa, hanya terdiam ketika diikat dan dikurung dalam gudang. Sala yang masih belum curiga sebelumnya, akhirnya mulai sadar ada hal yang tidak beres terhadap Namira. Sala yang mencari tahu, akhirnya mengetahui kalau dalang dibalik semua ini adalah Bang Yos.

    Sala langsung pergi mencari orang suruhan Bang Yos, yang tak lain adalah temannya sesama pembunuh bayaran. Perkelahian pun tak terhindarkan, dengan muka dan badan sudah penuh darah, Sala pun memohon, agar Namira jangan disakiti, Namira yang melihat kejadian itupun hanya menangis, dan berusaha melawan. tetapi, karena kekuatan yang tidak seimbang, Namira hanya terjatuh dan mendapatkan pukulan yang mengakibatkan muka berdarah, sampai jatuh pingsan. Sala yang tidak tahan melihat gadis yang dicintainya diperlakukan seperti itu, dia pun memohon lagi, agar Bang Yos dapat melepaskan Namira, dan dia rela di perlakukan layaknya budak.

    Bang Yos pun menyetujuinya dan mengancam jika Sala melanggar, Namira lah orang pertama yang akan diincar untuk dibunuh. Dengan berat hati, Sala pun mendekati Namira yang masih pingsan dengan tangan masih diikat. Lalu, Sala melepaskan ikatan tersebut, dan memeluk Namira. Kecupan hangatpun diberikan Sala dipuncak kening kepala Namira, lama... sampai Sala tak kuasa menahan air matanya, sambil terisak, Sala membisikan sesuatu di telinga nya Namira, "Maaf.. Maafkan akuu.. Aku lelaki bodoh yang tidak dapat mempertahankan cintanya, lelaki bodoh yang membiarkan perempuan yang dicintainya disakiti, lelaki bodoh yang telah menyia-nyiakan waktu hanya untuk menahan rindu tanpa melakukan apapun... Maafkan akuu.. Aku teramat mencintaimu..".

    Twitter: @DeltaYordani

    ReplyDelete
  13. Saya adalah salah satu pembaca yang agak kesel dengan open ending. Kita, sebagai pembaca dibikin gregetan karena akhir cerita yang menggantung.

    Nah, kalo begitu, kenapa saya ingin membaca Kei?
    karena setelah baca review-nya, novel ini mengusung genre anti mainstream. Jadi itu yang membuat saya tertarik.

    Question:
    "Kalau kamu boleh nerusin novel KEI, tokoh Sala dan Namira akan kamu bawa ke mana?"

    Answer:
    Meskipun saya belum baca bukunya, tapi menurut saya, kalopun bisa diterusin kisah Sala dan Namira, saya tidak akan mau nerusin. Akan mentok disitu saja (biarpun saya bakal nyesek pas selesai baca). Karena di situlah keunikan Kei ini. Selain tema cinta di antara peperangan yang diangkat, open ending-nya juga yang bikin dia jadi unik. Must read book.
    Jadi, saya tidak akan meneruskan kisahnya. That's all. :))

    ReplyDelete
  14. Waduh maaf, lupa nulis identitas.

    Email: dianmayasariazis@gmail.com
    Twitter: @dianmayy

    ReplyDelete
  15. Ikutan ya kak :D
    Err, rasa susah sih kalo belum baca novelnya. Tp dari review kakak, aku udah ada gambarannya. Kayaknya aku mau bikin si Sala susah payah kabur dari bosnya, luka parah, n tewas dalam perjalanan (karena happy ending terlalu mainstream (?)). Sedangkan Namira sampai di Kei, nostalgia, dan menanti Sala, yang tak kunjung datang. Akhirnya dia lelah menunggu dan pergi meninggalkan Kei beserta kenangannya. Beberapa tahun kemudian, dia baru dapat kabar kalau Sala tewas. Maybe that's all?

    Email: alfindy.agyputri@hotmail.com
    Twitter: @alfindyagyputri

    Makasih :D

    ReplyDelete
  16. bukunya aja belum baca gimana dong :(

    ReplyDelete
  17. "Kalau kamu boleh nerusin novel KEI, tokoh Sala dan Namira akan kamu bawa ke mana?"

    Apapun keadaannya, bagaimanapun caranya, saya akan membuat tokoh Sala dan Namira bertemu. Cerita ini akan berakhir bahagia.

    Bukankah akhir yang bahagia adalah hutang penulis ke pembaca? :D

    @bimorafandha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Apa yang membuat penulis punya hutang ke pembaca?
      Penulis yang baik ialah penulis yang hanya menulis untuk dia sendiri. banyaknya yang menyukai,itu bonus.

      tidak semua pembaca menyukai happy ending, loh. apalagi happy endingnya maksa.

      :)

      Delete
    2. This comment has been removed by the author.

      Delete
    3. Nah hayoooo diskusi, jangan dihapus dulu dooong hehhhe

      Delete
  18. hanya bisa menjadi penggembira nih. Semoga sukses !

    ReplyDelete
  19. waduh, pengen ngikut, tapi ini saya gak ngerti apa - apa tentang ceritanya.

    kok komentator di atas noh pada ngerti ceritanya si baca di mana?

    ReplyDelete

Post a Comment

Saya menghargai setiap komentar yang kamu berikan. Maka jangan pernah sungkan untuk meninggalkan komentarmu. Untuk kepentingan bisnis, silakan hubungi saya via email di hadisujatman@gmail.com

Salam!

Popular posts from this blog

8Share Indonesia Alternatif Mengumpulkan Duit di Internet

Decolsin Solusi Flu Batuk yang Menyebabkan Kantuk

Cara Paralel Propana Reload ke Jabber