KETIKA MOTOR MOGOK

Niat untuk tukeran pacar diungkapkan Wergu malam tadi. Atfa menolak. Alasannya tak dapat ia terima.
"Ngetes kesetiaan gak harus dong tukeran pacar gitu!" bantah Atfa.
"Gue cuma mau ngecek doang, Hilal bakal kepincut atau gak ama lo, gitu aja." Wergu nyaris frustrasi.

Tapi, setelah Wergu membuatkan Nasi Goreng terasi untuk Atfa, idenya langsung di terima. Sudah jelas, Atfa adalah pengagum terasi.

Sabtu malam pun tiba. Siasat sudah diatur. Wergu menyuruh Atfa untuk memacarin Hilal, pacarnya. Sedangkan ia sendiri akan memacari pacar Atfa.



Dalam misinya itu, Wergu dan pacarnya Atfa berkencan ke sebuah tontonan. Ada hajatan besar di kampung sebelah. Nah, untuk menuju ke sana, mereka harus melalui sebuah kuburan. Di ujung kuburan ada kali gambir yang juga harus mereka lalui.

Sementara itu, di belahan dunia yang lain Hilal dan Atfa tak banyak bicara. Seolah triliunan kosakata di kepala mereka tercolong tuyul-tuyul simelekete. Nyaris tak ada obrolan.
***

Sudah waktunya pulang. Kuburan yang dilalui Wergu terasa angker. Semua rambut dibuatnya berdiri. Motor bebek yang dikendarainya mogok.
"Mampus!"
"Kenapa, Mas?" Wergu heran.
"Mogok, Neng."

Mereka tertelan senyapnya malam. Suasana mencekam. Jejangkrik mengkirik mengerikan. Tiba-tiba terdengar suara gemericik air.
"Ada yang mandi, Mas!" celetuk Wergu.
"Sepertinya begitu, Neng. Tapi masa sih ada orang yang mandi jam segini."
"Bisa aja, Mas. Sekarang baru jam sebelas, kok!" Wergu menatap layar BBnya.
"Ya bagus, Neng. Kita minta bantuan dia aja."

Wergu sependapat. Namun mereka berubah pikiran setelah mereka mendengar dengan jelas deheman Nenek-nenek.

"Jangan-jangan Nenek Gayung, Mas!" Wergu bergidik.
***

"Beneran Nenek Gayung, Mas!" Wergu histeris. Tapi ia tetap bisa bernapas lega. Nenek Gayung tak melakukan apapun terhadapnya.

Nenek Gayung berlalu menghampiri pacarnya Atfa. Cowok itu pun gemetar. Nenek Gayung beringasan.
"Cu, siapa nama kamu, Cu?" Nenek itu bersuara.
"O .. Oke, Nek."
"Nama, Cu. Nama kamu siapa?"
"Na ..., nama sa ... ya Oke, Nek!" Pacarnya Atfa gagap saking takutnya.

"Aih, kekuatanku beneran hilang. Manusia ini tiada takut-takutnya kepadaku. Ditanyai nama malah jawabnya oke oke melulu. Semestinya emang aku tidak mandi sendiri." Nenek Gayung ngedumel dan pergi.

"Lah, nama gue kan emang Oke. Oke Sudrajat!" Oke melompong.
"Nenek Gayung bisa membunuh manusia kalo minta dimandiin. Tapi kalo dia mandi sendiri malah kesaktiannya ilang, Mas!" kata Wergu sok tau.

Comments

  1. dari motor mogok ternyata ke cerita serem tho, jadi takuuuuuuuut

    ReplyDelete
    Replies
    1. nah ini Mas Agus, pakarnya motor

      Delete
    2. waduh kalau motor mogok berhubungan dengan mistik pasti sulit mendeteksi mas, hehehe

      Delete
  2. Wah kirain Wergu cowo, eh ga taunya cewe. Buat ceritanya serem juga.

    Salam kenal

    ReplyDelete
  3. Hii baca ceritannya serem juga ya Mas Hadi. Salam.

    ReplyDelete
  4. hahaha ada2 saja.. ntar kalo ane ketemu nenek kalo tanya nama jawab oke aja deh... hehehe

    ReplyDelete
  5. numpang nyimak gan.. masih newbie

    ReplyDelete
  6. Wergu cewek, kan? Paragraf pertama bikin gue linglung... Afta dan Wergu seolah 2 org cowok yg lagi diskusi tukeran pacar.

    Slanjutnya Wergu ama pacarnya Afta, dan Afta ama pacarnya Wergu alias Hilal.

    Selanjutnya wergu jd cewek karna di pacaran ama oke?

    ReplyDelete
  7. ceritanya serem serem banget. Dari motor yg mogok bisa kesasar ketempat nenek gayung....
    Ini...ini horor banget, gue jadi takut buat mandi.

    ReplyDelete
  8. Wkwkwkwkwkwk...
    Atfa cuma jadi piguran..
    Gue kira Wergu yang piguran..

    ReplyDelete

Post a Comment

Saya menghargai setiap komentar yang kamu berikan. Maka jangan pernah sungkan untuk meninggalkan komentarmu. Untuk kepentingan bisnis, silakan hubungi saya via email di hadisujatman@gmail.com

Salam!

Popular posts from this blog

8Share Indonesia Alternatif Mengumpulkan Duit di Internet

Decolsin Solusi Flu Batuk yang Menyebabkan Kantuk

Cara Paralel Propana Reload ke Jabber