Ribet



Haha. Ngakak baca postingan saya dua bulan yang lalu. Eh, lebih tepatnya saya malu. B-)
22 Oktober 2012

 Dulu tiap hari ada aja yang bisa dishare. Ya, walaupun secuil kicauan gak penting.

Sekarang, ay, boro-boro mau ngicau. Mikir aja aku malas.

Tapi sayang juga sebenarnya. Aku jadi berasa kehilangan separuh putaran bumi. Lalalalalala.

Kejadian kemaren, kemarinnya lagi, sebelum kemarin-kemarinnya lagi, ah udah lupa. Kejadian besok, lusa, besok sesudah lusa, aku belum tau.

Kadang emang suka begitu. Ribet. Hidup itu gak ribet. Aku sendiri yang membuatnya ribet. Ya ya ya, kasihan aku kalau harus dibully. Tapi gimana? Apa aku harus membully orang lain? Kemudian aku kena tuntut. Ditahan di rutan. Lalu ada gerakan koin untuk Wawan, gitu? Terus gue harus bilang Wow? WOWawan!

Siapa sih gue?


Pertanyaan yang sesepele itu kadang nongol. Kadang aku malah gak kenal siapa aku, saat aku tak tau apa yang kurasa. Bukan puitis. Tapi klise. Haha

Pengen jadi pemimpin. Tapi mimpin diri sendiri juga belum bisa.

Lantas siapa sih gue?

Separuh aku, dengan sok dewasanya menyarankan untuk lebih tegas lagi. Melawan rasa malas. Ubah gaya. Beresin tuh kamar. Jangan malas nyuci nyetrika.

Well done.

Separuh aku lagi, kaku. Berleha-leha dengan umur. Nyantai. Poya-poya. Hura-hura. Memanjakan diri. Diperbudak nafsu. Makin bodoh. Complicated.

Dalam masalah ini aku tidak butuh teman. Bukan. Bukan berarti aku individual. Aku sosialis. Hanya saja, untuk kasus ini, ijinkan aku untuk benar-benar waring with my self.

Kapan aku dewasanya?

Seiring berjalannya waktu. Aku jadi tau mana yang baik, mana pula yang buruk buat hidupku. Hello, I'm twenty years old now.

Ah. Kenapa aku jadi semelow ini ya?

Sebenarnya aku hanya tidak ingin mengalami nasib yang sama, seperti mereka. Banyak lah. Orang yang sudah banyak umurnya, tapi sikapnya ..., entahlah, gak sesuai kalo kubilang.

Sementara itu, terkadang untuk bersikap dewasa, aku terlalu malas. Apa sih obat malas? -_- Karena lingkungannya begini.

Aku mah payah. Julukan apa lagi yang akan kusandang? Setelah beberapa mengejekku banci. Karena aku lelaki, yang tak bisa main bola kaki, gak suka olahraga, dan tidak merokok.

Bukannya hidup itu pilihan ya?

Yawis, aku hanya ingin membela diri. Aku bukan banci. Aku lelaki, walau tidak bisa main bola kaki. Xp

Comments

  1. wah mutar fikiran ane bacax,, klau mmbaca ungkapan hati separuh aku seperti ini perlu konsentrasi tinggi karena konstrak bahasax penuh esensi dan hakikat yg tersembunyi,,,
    tapi mas bro ini adalah awal untuk menemukan jati diri yang lebih sejati namun untuk saat ini memamng masih ribet untuk memahaminya,,, semangat aja,,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha ini emang catatan cemen bang. Oke, Semangat!

      Delete
  2. siapa sih gue ? pertanyaan yang sama juga terjadi ama gue sob.....
    tapi disinilah gue faham, butuh waktu menemukan jati diri....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama? Lu pernah dikatain banci juga? O ya ya ya, lu benar kali ini coy.

      Delete
  3. hahahahaha kenapa elu sampek gak suka main sepak bola?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gue gemuk (dulu). Bukan gak suka main. Tapi kalau main bikin capek gitu. Engap. Jadinya males. Kebawa deh ampe sekarang. Gitu.
      (malah curhat) -_-

      Delete
    2. hahahaha, wah memang seperti sudah takdir Tuhan ya? hahaha

      Delete
    3. kalo begitu, memang begini adanya

      Delete
    4. Haha tidaaak! Jangan paksa aku, pelis.

      Delete
  4. Ada sebenarnya sobat, sampe sampe hidup anda seperti berantakan gitu..hehe.., jangan pikirin sobat, hidup ini diri kita sendiri yg membikin, mau apa saja semua terserah kita...yang sabar yah..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha pasti. Makasih kakak. :)

      Delete
  5. lelaki tak harus bisa main bola kaki atau bahkan merokok. lelaki sejati adalah dia yang menghormati kedua orang tuanya, dan memperlakukan wanita sebagai pendamping berharga tanpa keinginan untuk menyakitinya. ayo kita bersama menjadi lakilaki sejati.

    ReplyDelete
  6. wah baca kayak gini jadi inget dulu jaman galau :)... semagat brooo

    ReplyDelete
  7. sudahkah Anda bermain bola hari ini? (lho?) hehe...

    yuk gitaran aja lah Mas. saya disini Mas Wawan di sana. mainkan nada-nada yang berani.

    ReplyDelete
  8. lha kalo kamu aja ini siapa sih kamu apalagi orang lain, yg baca ini pasti jadi ikutan nanya, kamu siapa sih? :D

    ReplyDelete

Post a Comment

Saya menghargai setiap komentar yang kamu berikan. Maka jangan pernah sungkan untuk meninggalkan komentarmu. Untuk kepentingan bisnis, silakan hubungi saya via email di hadisujatman@gmail.com

Salam!

Popular posts from this blog

Cara Paralel Propana Reload ke Jabber

Decolsin Solusi Flu Batuk yang Menyebabkan Kantuk

Kamus Bahasa Linggau