Gatau

Gatau mo ngapain. Niat awal mo tidur. Nyalain notpad malah jadi tulisan ini.

Edaaaaan. O,o
Oke, maap lahir batin dulu.

Kenapa kubuat edan?
Karena banyak kejadian yang terjadi.

Aku menjadi orang tengah. Ah, yang ini ga penting. Lagi pula orang yang kutengahi itu 22nya gak sesuai, apa ya namanya, lain di mulut lain di hati, gitu lah. Pokoknya gak penting.

Lantas yang penting apaan? Gak ada. O ya maap, dah lama gak BW. Jaringan flexi di sini sekarang agak payah.

Pelajaran apa yang harus kupetik?

Kalau mo banyak sinyal, aku kudu pindah rumah. Eh?
Aku cukup banyak belajar setelah menjadi orang tengah.

Pada umumnya aku malas menengahi. Terserah saja.  Bukan urusanku. Tapi katanya aku berteman. Mau gak mau ngikut campur. Ujung-ujungnya jadi konflik. Efeknya ke aku. Makin malas deh menengahi. Gak penting kan ya?

Pelajarannya, mungkin tentang cara bersikap. Soalnya temanku ini umurnya dah banyak, tapi caranya bersikap gak dewasa banget. Jadi, kedewasaan itu gak bepatokan dengan umur. Umur mah cuma angka. Sedangkan dewasa itu condong ke etika, sikap, dan cara menyelesaikan masalah.

Terus apa lagi?

Egoisme itu kekanak-kanakan. Hadeh. Ah. Masalah ini dah kukicaukan di fesbuk. Jadi lupa mo nulis apa lagi.

Comments

  1. bener, kedewasaan tidak berbanding lurus dengan usia.

    berkicau lagi dong di sini. bayangkan burung beo kalo berkicau, kita aja nggak peduli kan apakah kicauannya udah pernah dilantunkan sebelumnya atau belum .

    ReplyDelete
  2. belajar mnjadi penengah yang baik

    ReplyDelete
  3. yoi banget di, gak semua orang tua itu dewasa..

    btw ajiib bener PAGERANKnya udah 4... *iriiii

    ReplyDelete
  4. setuju sekali, dewasa bukan ditentukan oleh umur.

    ReplyDelete

Post a Comment

Saya menghargai setiap komentar yang kamu berikan. Maka jangan pernah sungkan untuk meninggalkan komentarmu. Untuk kepentingan bisnis, silakan hubungi saya via email di hadisujatman@gmail.com

Salam!

Popular posts from this blog

Cara Paralel Propana Reload ke Jabber

Decolsin Solusi Flu Batuk yang Menyebabkan Kantuk

Kamus Bahasa Linggau