Sehangat Serabi Solo #15HariNgeblogFF2

Melayang rasanya saat dia menatap mataku tajam, dengan sebuah senyum melengkung manis. Oh gadis, siapa namamu, cantik? Engkau membuatku melunglai. Aku menceracau sendiri. Masih terbayang di benakku seorang gadis dengan lesung pipit, manis bak madu.
**

Pasar Klewer Solo
"Gue kagak tahu, Zay!" 
"Kagak mungkin!"
"Beneran!"
Cuih. Uzay meludah di depanku.  Rasa kesalnya menggunungkan emosi di dadanya. Cerahnya Pasar Klewer tak secerah wajah Uzay. Aku tak begitu tahu apa penyebab kekesalannya.

"Oke, woles, dong!" Aku mencoba menetralisir keadaan.
Tapi tidak sukses. Karena tiba-tiba Uzay mengeluarkan kata kasarnya. "Diam lo!" 
Buggg. Aku terjerembab saat tonjokkan Uzay mendarat di pelipis kiriku. 

Brakkk. Seketika itu juga aku menendang kakinya hingga membuatnya tersungkur di dekat gerbang pasar Klewer. Aku dan dia sama-sama berdarah. Lelaki tidak pernah takut darah. Meski sekujur tubuhku penuh darah sekalipun aku tidak akan gentar. Anggap saja sedang menstruasi.

"Hentikan, tolong hentikan!" Ainisa dengan setengah berlari menenteng belanjaan berteriak seperti penjual serabi.
"Aku tahu kalian saling mencintai. Tolong hentikan semuanyaaaa!" Ainisa mengulangi lagi teriakannya hingga histeris. Semua mata tertuju padaku. Kemudian hening. Baku hantam antara aku dan Uzay mendadak berhenti. Tepat pada saat Uzay dan aku seolah sedang berpelukan hangat, sehangat serabi Solo.

Cuih. Aku meludah seraya melepaskan pelukannya. Bersamaan dengan itu Uzay pun melakukan hal yang sama. Dongkol tiba-tiba hadir saat ucapan Ainisa kembali terngiang di telingaku. 'Aku tahu kalian saling mencintai.' Jijik sekali rasanya mengenang ucapan Ainisa itu.

Kukuruyuuuuuk ...
Suara kokok ayam baru saja membuatku terbangun, dari mimpi yang lebih seram dari pada dimakan kanibal.

Comments

  1. gubraaaaaaag kirain gw apa haha.. bagus sulit di tebak ceritanya,,

    ReplyDelete
  2. hahahah... aku juga tahu koq nis kalau kedua anak ingusan itu saling mencintai, jadi kamu jangan ganggu mereka ya... bwhahahah :P

    ReplyDelete
  3. Udah lama gak kesini! ternyata banyak perubahan...
    bang hadi sering banget gonta-ganti template yaaa :p

    ReplyDelete
  4. ini ceritax temax apa ya....., aq gk ngerti ...,apakah cz kedalaman perbendaharaan kata2x atw emank cz aq yg OON yg heheh.., happy blogging *smile

    ReplyDelete
  5. hihihiy, udah udah gak usah kaget, gak usah di ganggu juga kaeeee :p

    ReplyDelete
  6. Wkakakakakak..... MAHO, hihihi, lebay nih cerita. Eh?? Hahhaha, tubuh berlumuran darah malah dianggap menstruasi, ckckckk

    ReplyDelete
  7. Lagi tidak beruntung ya ?? mimpi jelek :D yuk tidur lagi aja !

    ReplyDelete

Post a Comment

Saya menghargai setiap komentar yang kamu berikan. Maka jangan pernah sungkan untuk meninggalkan komentarmu. Untuk kepentingan bisnis, silakan hubungi saya via email di hadisujatman@gmail.com

Salam!

Popular posts from this blog

8Share Indonesia Alternatif Mengumpulkan Duit di Internet

Decolsin Solusi Flu Batuk yang Menyebabkan Kantuk

Cara Paralel Propana Reload ke Jabber