Sasirangan #15HariNgeblogFF2

Pasar Terapung, Banjarmasin
"Pake kayak ginian segala buat apaan sih, Tante?"
Ainisa protes kepada Tente Dini, yang memaksanya memakai Sasirangan.

"Emang kita mau ke mana sih, Tan?"

"Mau ke Pasar Terapung, Ai!" ucap Tante Dini, yang lagi sibuk dengan jilbab segitiganya.

"Waduh, apa nggak lebay, Tan, mau ke pasar doang pake Sasirangan segala?" Ainisa bingung.

"Biar kita dikira asli penduduk sini, Ai." Tante Dini berbicara sambil memoles bibirnya.

"Repot amat pake dandan ala pribumi segala, lah kita pendatang ya udah terima aja, Tan!"

"Kalau kita nggak pake Sasirangan, nggak bakal dapet murah, Ai."
Ainisa terdiam.
***

Sepulangnya dari Pasar Terapung.

"Tuh bener kan, Ai, apa yang tente bilang. Kalau kita mengenakan pakaian adat mereka, kita bisa dikira asli orang sini, dan belanjanya murah!"

Ainisa mencibir. "Murah sih murah," kata Ainisa. "Tapi buat apa coba tante beli setiap topi yang dipake penjualnya?"

"Kasih tahu nggak ya ...!" Tante Dini meledek Ainisa.
Ainisa malah cemberut.

"Pengen tahu banget ya, Ai?" Tante Dini menyikut Ainisa.

** Sasirangan itu nama kain khas Banjarmasin.

Comments

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
    Replies
    1. sasirangan itu apaan yak? Seserahan?

      Delete
  2. hahhaa... cuman belanja topi?! *tepok alis*

    iye, sasirangan apeh bro?

    ReplyDelete
  3. lho, tuh topi buat apa ??? kasih tau gak !!!

    ReplyDelete
  4. wahhh manteb nih, gua pernah kesini pas ke banjarmasin kemarin...

    tapi jam 8 udah kelar pasarnya :D

    ReplyDelete
  5. jiah sketsa abiiiiiz... hahaha..

    ReplyDelete

Post a Comment

Saya menghargai setiap komentar yang kamu berikan. Maka jangan pernah sungkan untuk meninggalkan komentarmu. Untuk kepentingan bisnis, silakan hubungi saya via email di hadisujatman@gmail.com

Salam!

Popular posts from this blog

8Share Indonesia Alternatif Mengumpulkan Duit di Internet

Decolsin Solusi Flu Batuk yang Menyebabkan Kantuk

Cara Paralel Propana Reload ke Jabber