Ramai #15HariNgeblogFF2

“Mau kemana, Zay?”
“Ke Jogja, Kak!”
“Siang-siang gini?”
Kak Nufa masih terbengong-bengong.
“Minta do’anya, Kak!”
Uzay mencium tangan Kak Nufa, kemudian berlalu begitu saja.
**
Ainisa tampak mengalami kerepotan di rumahnya.
 “Mau pergi, Tante!”
“Udah siang loh, Ai ….”
“Tiket keretanya jalan jam 2, Tan!”
“Sama siapa?”
“Sama Uzay. Ai berangkat ya ….”

“Tante  titipin Ainisa ke kamu ya, Zay!”
“Baik, Tante. Kami pamit!”
Tante Dini lega.
**

Sesampainya di Jogja.
“Kita mau ngapain sih, Bang?”
“Nemuin Madam Naya, dia peramal terkenal.”
“Kamu ngajakin aku ke Jogja cuma untuk itu?”
“Sudahlah, yuk, bentar lagi kita sampai, tempatnya di depan situ tuh!”
“Itu kan Malioboro, Bang!”
“Iya, rumahnya emang di sekitar itu kok!”
**

“Pasangan yang aneh!”

“Maksudnya, Madam?” Ainisa dan Uzay berkata serentak.
Madam Naya tidak menjawab. Ainisa berkata dalam hati. Kamu tuh yang aneh, perhiasan kok ramai banget.
“Sarnisa Kadir, “
“Iya, Madam!”
“Kamu imut!”
“Makasih, Madam!”
“Suka warna pink?”
“Iya, Madam.”
Malioboro, Yogyakarta

“Uzay Sebastian, di lihat dari matamu, kamu menyukai warna oranye. Benar?”
Uzay mengangguk. “Kok tahu, Madam?”
“Soalnya kamu membuat hati aku jadi oranye-oranye ungu, gitu deh?”
Ainisa dan Uzay melompong.
“Maaf … maaf!” Madam kemudian berdehem. “Menurut ramalan saya, pecinta oranye tidak jodoh dengan pecinta pink. Pecinta oranye cocok dengan pecinta oranye juga.” Mata madam berkedip-kedip genit.
Ainisa menarik tangan Uzay kemudian berlari ke luar.
“Apaan, sih?”
“Peramalnya gila, udah ah keluar aja!”
Mereka berdua berlari sekencang-kencangnya menuju keramaian pasar Malioboro. Meninggalkan Madam Naya. Menikmati seluruh labirin kota Jogja yang indah.

Comments

  1. perlu dilanjutin nih ceritanya mas.

    ReplyDelete
  2. labirin kota yogya.
    emang eksotik tu kota koq.

    ReplyDelete
  3. hahaha si nay disini jadi madam ya?

    ReplyDelete
  4. jiahaha ngebayangin kembaran lo jadi peramal pake logat betawi di..

    cuman? cuma atau hanya kali..
    emang atau memang?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahha jangan dibayangin dong! :P
      Wah apa ya ...

      Delete
  5. Hahaia...jauh2 ke jogja cuma mau ketemu sama peramal ngga jelas... ^_^

    ReplyDelete
  6. hahahaa madam ga jelas, asik ceritanya mas hadi,, keren,,,
    lanjutkan lagi,,,

    ReplyDelete
  7. heeeh ini berdua kok pada ke peramal? ga boleeeh..

    *tante Dini mengomel, tidak jadi lega..

    ReplyDelete
  8. Mereka yg kemaren makan janin di braga, ya? Udah nyampe malioboro ajah! Bhahaha

    ReplyDelete
  9. fiiuuhh untung cuma minta doa, ga minta duit :P

    lagian ke madam naya siihh, emang madam naya begitu, suka aneh wkwkkw.. piss naya :D

    ReplyDelete

Post a Comment

Saya menghargai setiap komentar yang kamu berikan. Maka jangan pernah sungkan untuk meninggalkan komentarmu. Untuk kepentingan bisnis, silakan hubungi saya via email di hadisujatman@gmail.com

Salam!

Popular posts from this blog

Cara Paralel Propana Reload ke Jabber

Decolsin Solusi Flu Batuk yang Menyebabkan Kantuk

Kamus Bahasa Linggau