Curhat, Gatau, Kampus,

Paket hasil belanja online-ku yang kelima ga bisa di tunggu lagi. penjualnya ternyata tengil. Dan sampai kapan pun aku ga bakalan mau ngebahas masalah ini.

Karena aku lagi ngerasa seneng akhir-akhir ini. Ada kebahagiaan yang menemuiku berturut-turut. Mulai dari naskahku yang masuk 50 besar di lomba mengarang nonfiksi kilat, yang katanya akan di bukukan, kemudian dapet pulsa dari C-magz (baca: Cendol Magazine) walau belum juga dikirim, dapet buku Date Note dari Haris Firmansyah, dan terakhir dapet kiriman dari metro tv karena aku menang undian dari www.kickandy.com

Banyak syukur yang kucurahkan kepada Allah SWT. IP ku juga naik 0,17 dari IP kemaren yang 3,50. Pokoknya Alhamdulillah banget lah ya.

Bingung mau nyeritain apa lagi. Sepagi kemarin ketika aku dapet sms dari kentor pos yang isinya begini
Met pgi ini dr kntr pos tgmulyo,ad kriman dr metro tv buat hadi kurniawan,mhn krimany d ambl d kntr pos tgmlyo y pk,.bwa ptcopy ktp y pk,mksh
Aku emang sudah biasa di panggil pak oleh pihak Pos via sms, mungkin karena belum liat tampang ku aja kali ya, atau bisa jadi mukaku sudah terlalu tua sehingga dipanggil demikian.

Tapi pernah deng, beberapa hari yang lalu, ada cewek seusiaku lewat di depan kelasku pas lagi di kampus, bilang gini sambil celingak-celinguk entah nyari apa
“Semester berapa, Dek?” tanya cewek yang berjilbab itu kepadaku.
Aku yang ga biasa disapa dek malah bingungan.
Setelah kejadian itu, aku mulai sadar, ternyata aku ini masih muda.
Komentar Bowing waktu kuceritain hal ini malah gini
“Ya  syukur sih, Wan!”
Kemudian kubalas dengan sebuah senyum manis ala penjual cendol di tepi jalan.


Nah, ngomongin soal kampus, kemarin itu ceritanya aku bosen banget, jenuh, nunggu dosen dari matakuliah pertama sampai ketiga yang ga kunjung dateng. Jadi kemarin itu ada 3 matakul sejak jam 12.30 samai jam 17.10.

Jam pertama kelar jam 14, jam kedua kelar jam 16, nah baru jam 15an aku sudah berada pada tingkat jenuh yang terlalu super. Maka kuputuskan untuk membolos.

Eenggak taunya, dosen di matakul terakhir masuk. Aku sudah sampaidirumah. Aku nulis status aja di FB kalo aku sedang mencret. Padahal sih enggak ya, Cuma beol kayak biasa aja.

Ndilalah, statusku itu dibaca oleh temen yang sekelas sama aku, dan di like-nya. Kayak ya cerita tentang kemencretanku akan menyebar luas deh menjadi sebuah ledekan.

Semalem juga Bowing sms aku nanya gini
Katanya kamu mencret, Wan!
Aku bales aja dengan tawa. Itu adalah jawaban yang tidak mengiyakan, tapi juga tidak menidakkan. Nahlo, bahasanya susah ya?

Ga tau pelajaran apa yang bisa kupetik setelah ini. Mungkin bersyukur-bersyukur, dan bersyukur itu harus selalu dilakukan dimanapun kita sedang berada. Karena Allah SWT selalu memberikan kebahagiaan kepada kita yang selalu bersyukur.

Comments

Popular posts from this blog

Cara Paralel Propana Reload ke Jabber

Decolsin Solusi Flu Batuk yang Menyebabkan Kantuk

Kamus Bahasa Linggau