Cerita di Awal April

Acara selanjutnya itu pemberian amplop. Jadi disini adatnya kalau ada yang menikah, terus kami yang diundang itu wajib ngasih amplop kepada si empunya hajatan atau kepada si yang menikah. Amplop biasanya diisi dengan duit yang rata-rata 30ribuan keatas. Aku ngasih berapa? Ga perlu dibahas.

Pulangnya aku misah dengan rombongan awal. Bahkan dengan Ayah Ibuku pun aku terpisah. Aku pulang hampir serempak kakak kandungku. Dan maknyuuss banget, pas aku sampai di rumah, ternyata kunci pintu rumahnya masih dibawa Ibuku!

Sampai akhirnya aku harus nunggu sampai kira-kira satu jam.

Jleg, Orang tuaku pulang, pintu dibuka, langit malah langsung mendung.

HP yang kutinggalkan dirumah sudah memnggil minta dijamah tangan kasarku. Terang saja, ternyata pesan masuk ada beberapa yang belum kubaca di sana. Salah satunya dari Bowing.

Bowing ngasih tau kalau ada BB dengan harga murah di tokobagus.

Tettt! SmS balasanku sudah terkirim kepadanya, ternyata dia sedang berada di stasiun nganter Tantenya gitu entah kemana. Dan dia akan mampir ke rumahku, begitu pesannya.

Bumi gonjang ganjing, langit mendung ga jadi hujan. Bowing tiba di rumahku dengan selamat. Kantongnya tebal karena berisi dompet yang juga tebal. Isinya ituloh, Bo! Ratusan ribu! Dia baru buka lapak di tokobagus gitu, ada BB harganya di bawah sejuta. Aku dan dia langsung tergiur, dan langsung transfer ke dia. Lalu setelah beberapa hari belangsung, kita baru nyadar kalo kita kena tipu. :(

Comments

Popular posts from this blog

8Share Indonesia Alternatif Mengumpulkan Duit di Internet

Cara Paralel Propana Reload ke Jabber

Decolsin Solusi Flu Batuk yang Menyebabkan Kantuk