Belanja


Sejak akhir Februari lalu, aku memulai duniaku untuk belanja online. Ini sudah kali ke-4 aku belanja online. Bedanya, jika sebelumnya aku hanya memesan untuk konsumsi sendiri, kali ini aku memesan bersama kedua temanku. Sebut saja namanya Bowing dan Bentol (nama smaran). Nama sengaja ku samarkan, karena takutnya nanti yang beersangkutan nggak seneng kalau namanya di tulis di sini.

Soalnya begini, pernah waktu itu dia kurang setuju kalau aku pake nama dia di note FB. Kalau Si Bentol mah cuek saja, mau nama asli ataupun palsu dia nggak bakal komentar apapun. Jadi dia yang kumaksud di sini adalah Bowing. Padahal cuman tulisan simple doang, loh. Tapi, imbasnya malah serem. Si Bowing ini ilfil banget, sampe-sampe nggak mau aku ajakin bolos waktu kuliah.  Terus dia nggak mau makan pake tangan kiri selama berbulan-bulan, sampe sekarang. Makanya, untuk menghindari hal serupa, aku menyamarkan nama mereka.

Beberapa hari yang lalu. Tepatnya sebelum aku masuk kuliah di semester empat ini, aku mengajak mereka untuk ngobrol-ngobrol di rumahku. Terlalu lama ngobrol, seolah-olah kami menjadi kehabisan bahan ngobrol dan nggak tahu lagi mau ngapain selain berantem. Berantem di sini hanya adu mulut saja, dan hanya untuk seru-seruan saja. Itu pun yang melakukannya hanya mereka berdua, aku hanya ikutan ketawa jika ada yang lucu, ikutan bingung kalau mereka lagi nggak jelas, dan ikutan sedih kala salah satu dari mereka tersakiti.

Boring. Nggak akan pernah mengampiri ketika kami sedang kumpul bersama. Rumahku adalah satu-satunya tempat yang paling sering kami gunakan sebagai tempat kumpul bertiga. Mungkin karena rumahku lah yang paling dekat dengan kampus.  Maka ,menongkronglah kami di rumahku.

Waktu itu, aku mengeluarkan modemku. Kebetulan Si Bentol membawa Notebooknya. Iseng-iseng, kami menjelajah dunia maya. Maka menujulah kami ke sebuah Situs jual beli online yang cukup terkenal. Sebut saja, tokobagus dot kom.

Laman demi laman kami klik. Mulai dari sekedar main-main, dengan membuka lapak cincin, atau lapak baju hamil. Sampai seriusan buka lapak kemeja pria. Mata kami tertuju, fokus, pada barang yang sama. Kami  terpesona dengan harganya, 18.900 rupiah. Sangat akrab untuk kantong mahasiswa.  Ada keinginan untuk mempunyai kemeja tersebut, aku mengeluarkan suara dengan mengajak mereka memesan.

Namun, komentar Si Bentol malah di luar prediksiku.  Dia bilang, kalau bajunya semurah itu, bisa-bisa pas dikucek sobek. Karena menurutnya, baju yang murah itu berbahan tipis. Maka tawa pun pecah dan suara itu keluar dari mulut kami. Menggelegar. Buyar. Kepolosannya patut di tampolin jengkol. Meskipun begitu, alasan dari mulutnya tetaplah masuk di akal. Kemeja murah itu, batal.

Kemudian, kami membuka lapak Fashion Pria. Aku takjub. Mereka pun takjub. Kami semua takjub bersamaan. Selera kami ternyata sama. Kemeja putih bergambar wayang.

Setelah melakukan berbagai macam pertimbangan, dengan keputusan yang matang, dan dengan di dorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan yang bebas, maka kami memutuskan untuk memesan kemeja tersebut.

Hari senin,  26 Maret 2012, sekitar pukul 13 WIB, aku kelar melakukan proses transfer. Berhubung tempat ATM-nya searah dengan kampus kami,  jadi langsung saja ke kampus setelahnya.

Cek, cek, cek, konfirmasi ke penjualnya. Kemudian pihak sana - penjual - memberikan resi JNE yang menandakan bahwa pesanan kami sudah dipaketkan. Sekarang tinggal kami degdegan saja menunggu pesanannya sampai.  Apa yang akan terjadi selanjutnya?

Yang aku cemaskan, paketnya itu nggak sampai. Padahal kutahu, mereka sudah tidak sabaran ingin memiliki kemeja tersebut. Tapi kecemasanku musnah ketika Bentol meyakinkanku, jika kami di tipu – nantinya. Kami akan lapor polisi. Semoga saja ada seorang Polisi yang sudi untuk kami lapori. Harapan terbesarku, paketnya sampai tepat pada waktunya.

Comments

Post a Comment

Saya menghargai setiap komentar yang kamu berikan. Maka jangan pernah sungkan untuk meninggalkan komentarmu. Untuk kepentingan bisnis, silakan hubungi saya via email di hadisujatman@gmail.com

Salam!

Popular posts from this blog

8Share Indonesia Alternatif Mengumpulkan Duit di Internet

Cara Paralel Propana Reload ke Jabber

Decolsin Solusi Flu Batuk yang Menyebabkan Kantuk