ingatanku masa lalu

Aku ingat kamu lagi, satu2nya orang yang ngajakin aku lomba cerpen. Mengingatmu adalah satu momen yang tak terartikan dihidupku. Jangan kau tanya banyak hal, aku pun juga bingung dg semua ini. Kenangan itu, cukup membuat ku sadar jika aku jg mampu seperti mu. Membuat satu per satu hurup alfabet menjadi sebentuk paragrap yg kusuka. Meskipun tak sebagus punya mu, tapi lumayan lah, aku tetap bangga karena pernah bersama mu mengukir cita menghalalkan apapun. Oh iya, ini loh baju favoritku yg dulu kamu tanyakan. Ada di tmpukan pakaian kotor yg palng atas sedang menyaksikan ku merenung tak jelas. Dulu, kau minta aku memakai nya untk menemui mu. Tapi, aku tak mau. Aku sayang baju itu seperti aku memuja mu. Karena aku pikir , waktu itu kamu ingin memintanya. Padahal tidak, kamu hanya ingin memberikan sdikit minyak wangi biar aku selalu mengingatmu. Aku parno, maka kau pun menghujatku pelit. Dan kenyataan pun sudah tertakdirkan. Minyak wangi yg kau berikan itu mendarat di pakaian ku yg lain. Kenangan tentang mu masih ada , walwpun kita cuma sepintas. Serta, aku juga msh menyimpan sebuah cerpen yg kau berikan kepadaku dg potongan namaku. Tunggu deh, akan ku tunjukan. Ehh, dia sudah hilang. Ah aku tak tau kemana perginya cerpen itu. Aku sudah menyimpan nya rapat2 bbrapa bulan ini, di bawah kasurku. Tapi kini tak ada dan aku bingung sejadinya. Maapkan atas kelalaian ku. Eh sudah jam dua dua , udah ya.

Comments

Popular posts from this blog

Cara Paralel Propana Reload ke Jabber

Decolsin Solusi Flu Batuk yang Menyebabkan Kantuk

Kamus Bahasa Linggau